Wacana Presiden 3 Periode, Fadli Zon: Jokowi Tersudut, Sudjiwo Tejo Ungkap Kehati-hatian

amai wacana untuk memperpanjang masa jabatan presiden, menjadi tiga periode. Hal tersebut memunculkan peluang Jokowi kembali menjabat.

Wacana Presiden 3 Periode, Fadli Zon: Jokowi Tersudut, Sudjiwo Tejo Ungkap Kehati-hatian
Kolase Tribunnews.com dan Kompas.com
Fadli Zon apresiasi Jokowi soal presiden 3 periode, Sudjiwo Tedjo nilai sisi ini dari politisi. 

Wacana Presiden 3 Periode, Fadli Zon: Jokowi Tersudut, Sudjiwo Tejo Ajak Hati-hati

TRIBUNJAMBI.COM-Ramai wacana untuk memperpanjang masa jabatan presiden, menjadi tiga periode. Hal tersebut memunculkan peluang Jokowi kembali menjabat.

Aturannya jabatan presiden hanya diperbolehkan dua kali berturut-turut.

Sebelumnya, menolak wacana perubahan masa jabatan Presiden.

Dia menilai pernyataan itu merupakan penegasan untuk mengakhiri polemik tentang wacana perubahan masa jabatan Presiden.

Pengakuan Bapak Rudapaksa Anak Sejak Kelas 5 SD, Kalau Berontak Besok Diulang

"Saya pikir apa yang telah disampaikan oleh Presiden Jokowi itu harus kita apresiasi. Saya kira itu suatu pernyataan yang menenangkan dan sangat bijak dari beliau. Saya sangat hargai," ujar Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

"Jadi dengan adanya pernyataan beliau yang menolak itu artinya ini adalah closing lah dari diskursus wacana Presiden tiga periode. Saya sangat hormati apa yang disampaikan Pak Jokowi," lanjut Fadli Zon.

Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Fadli Zon.
Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Fadli Zon. (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

Ia menilai, Jokowi tampak tersudutkan dengan isu tersebut.

Menurutnya, isu masa jabatan presiden 3 periode juga bukan atas keinginan Jokowi sendiri.

VIDEO: VIRAL Hiu Paus Tutul Dekati Perahu, Ternyata Ada Benda Ini di Badannya, Nelayan Sampai Kaget

Sehingga, jika isu ini terus berkembang dan menjadi liar justru akan membahayakan iklim demokrasi.

Halaman
1234
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved