Berita Merangin

Komisi II DPRD Merangin Minta Bupati Evaluasi Manajemen RS Kolonel Abunjani, Ini Penyebabnya

Komisi II DPRD Merangin Minta Bupati Evaluasi Manajemen RS Kolonel Abunjani, Ini Penyebabnya

Penulis: Muzakkir | Editor: Deni Satria Budi
Tribunjambi/Muzakkir
Ruangan di rumah sakit Kolonel Abunjani Bangko bocor. Komisi II DPRD Merangin Minta Bupati Evaluasi Manajemen RS Kolonel Abunjani, Ini Penyebabnya 

Komisi II DPRD Merangin Minta Bupati Evaluasi Manajemen RS Kolonel Abunjani, Ini Penyebabnya

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO - Pelayan Rumah sakit Kolonel Abunjani terus menjadi sorotan publik. Kini datang dari gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Merangin M Yani menyebut, persoalan ini harus segers diselesaikan. Dan menurut dia, Bupati Merangin Al Haris mengevaluasi manajemn RSD Kol Abundjani dari jabatan direktur hingga jabatan terendah

Ada beberapa perimbangan dia agar Bupati Merangin mengevaluasi kinerja manajemen rumah sakit itu.

Viral di Medsos, Rumah Sakit Kolonel Abunjani Dicibir, Diduga Telantarkan Pasien hingga Meninggal

Manajemen Tuding Keluarga Pasien Penyebab Banjirnya RS Abunjani, Dedi: Jangan Cari Kambing Hitam

Terungkap Fakta Ternyata Ada 2.000-an Sumur Minyak Ilegal di Jambi, Gimana Cara Menutupnya?

Wacana Presiden 3 Periode, Fadli Zon: Jokowi Tersudut, Sudjiwo Tejo Ungkap Kehati-hatian

Diantaranya serapan anggaran DAK 2019 yang "mampet" dengan nilai puluhan miliar rupiah, kebocoran gedung rawat inap 'bak air terjun', dan, dalam tiga hari terakhir viralnya postingan akun facebook Atuk Sarahim di grup Kabar Merangin yang menuding pihak rumah sakit menelantarkan salah satu pasien yang berujung dengan kehilangan nyawa pasien.

Menurut dia, persoalan terjadi di rumah sakit kebanggaan Merangin dibawah pimpinan Berman Saragih ini terjadi secara beruntun.

"Atas kondisi ini, komisi II minta bupati mengevaluasi manajemen terutama posisi direktur, hingga posisi terendah, dimana yang salah, ya di perbaiki," kata Muhammad Yani.

Fasha Sesalkan Hanya 35 PTS di Jambi, Daerah Lain Ratusan, Ungkap Langkah Pemkot

Penasaran Ukuran Tubuh Via Vallen dan Nella Kharisma Sebenarnya, di Atas Panggung Menipu

BREAKING NEWS: Hari Ini Sidang Effendi Hatta Dkk Hadirkan 9 Saksi, Ada Mantan Ketua DPRD

Misteri Pembunuhan Hakim Jamaludin Jadi Sorotan Publik, Mahkamah Agung Angkat Bicara!

Apakah evaluasi yang ia maksud, bupati diminta mengganti posisi direktur RSD Kol Abundjani yang saat ini dijabat Berman Saragih?.

"Evaluasi disini ya secara menyeluruh, mengapa bertubi-tubi masalah yang muncul, terutama soal pelayanan, jika hasil evaluasi menunjukkan dia (Berman) tidak mampu, mengapa tidak, ya ganti," tegas Yani.

Sebenarnya kata Yani, OPD perdana sejak ia menjabat ketua komisi II yang dipanggil untuk hearing ialah RSD Kol Abundjani. Hal ini dilakukan karena dia juga melihat persoalan di RSD sejak lama.

"Kita pertama panggil OPD ya rumah sakit, kita sudah lihat banyak persoalan selama ini, kita minta tingkatkan pelayanan, agar kepercayaan publik meningkat terhadap rumah sakit ini," kata M Yani lagi.

Tidak menutup kemungkinan kata Yani komisi II akan kembali memanggil direktur RSD Kol Abundjani dan Dinas Kesehatan Merangin.

"Bisa saja kita akan panggil lagi direktur, selain itu Dinkes juga kita akan panggil agar memberi perhatian dan juga peka terhadap persoalan kesehatan baik di rumah sakit mupun puskesmas," terang polisi Nasdem ini.

Sementra itu, saat diminta tanggapan atas Sidak yang dilakukan bupati Al Haris pada (3/12/2019) dinihari ke RSD Kol Abundjani, Yani menyampaikan apresiasi.

"Ya bagus beliau Sidak disana, berarti bupati juga mengakui ada persoalan dan ini menurut saya waktunya bupati melakukan evaluasi," pungkas Yani.

Komisi II DPRD Merangin Minta Bupati Evaluasi Manajemen RS Kolonel Abunjani, Ini Penyebabnya (Muzakkir/Tribunjambi.com)

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved