Bendungan Raksasa Akan Dibangun di Meragin, Kepala BWSS VI Jambi Jelaskan Hal Ini

Pemerintah Pusat melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI berencana membangun bendungan yang mampu menghasilkan tenaga listrik 120 megawatt.

Bendungan Raksasa Akan Dibangun di Meragin, Kepala BWSS VI Jambi Jelaskan Hal Ini
Tribunjambi/Zulkifli
Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Nurfjri saat diwawanc√†rai Tribunjambi.com. 

Bendungan Raksasa Akan Dibangun di Meragin, Kepala BWSS VI Jambi Jelaskan Hal Ini

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah Pusat melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI berencana membangun bendungan yang mampu menghasilkan tenaga listrik 120 megawatt di Kabupaten Merangin.

Bendungan Merangin tersebut rencanaya akan dibangun di Sungai Batang Merangin, tepatnya di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap.

Selain menghasilkan PLTA 120 megawatt, bendungan yang digadang-gadang berkapasitas 200 juta meterkubik air ini, bisa menghasilkan air baku 2000 meterkubik perdetik, ditambah untuk itigasi 12.000 hektare.

Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Nurfjri saat diwawancàrai Tribunjambi.com Selasa (3/13) menyebut, belum lama ini telah dilaksanakan Forum Group Diskusion membahas rencana pembangunan bendungan Merangin tersebut.

Warga Dusun Padang Kelapo Jambi Geger Temukan Mayat Perempuan Mengapung di Sungai

Ratusan Berkas CPNS Kota Jambi Tak Memenuhi Syarat, Gara-gara Ijazah

Munas Jadi Penentu Kejayaan Golkar 2024

Ketua PPDI Bungo Tumpahkan Keluhan, Mengadu Saat Peringatan Hari Disabilitas Internasional

FGD itu dihadiri langsung oleh pihak Kementrian PUPR, Kementrian Keuangan, Kementrian Bappenas, Konsorsium Swasta, Bupati Merangin, dan dibuka langsung oleh Direktur Pembiayaan Infrastruktur kementrian PUPR.

"Insyaallah itu dukungan dari masyarakat, pemerintah Kabupaten Merangin, maupun Provinsi Jambi, secepatnya kalau bisa akhir 2020 atau 2021 sudah bisa dilakukan kontruksi. Banggalah kita masyarakat Jambi," kata Nurfajri.

Lanjut Nurfajri, mega proyek pembangunan Bendungan Merangin itu diperkirakan akan menelan anggaran sebesar Rp3 triliun yang dikerjakan selama tiga tahun yang dibiayai konsorsium swasta.

"Skema pembiayaan pemerintah sekarang kan untuk bendungan ini, sudah banyak menggunakan APBN. Sehingga ada pola pembiyaan kedepan oleh pemerintah dengan bekerja sama dengan badan usaha. Jadi untuk proyek strategis itu, itu dikerjasamakan dengan swasta," ujarnya.

Jadi Bendungan Merangin ini yang merupakan yang pertama, yang dibangun dibiayai oleh swasta. "Jadi bukan lagi APBN yang membangun, nanti swasta bangun sampai siap operasi dan itu ada hitung-hitungannya dengan pemerintah," sambung Nurfajri.

Dengan dibangunya Bendungan Merangin ini diharapkan pembangunan di Provinsi Jambi bisa lebih berkembang.

"Karena syaratnya daerah itu majukan harus ada listrik dan air dan ada transport. Kalau bendungan Merangin ini jadi kita tidak ada lagi Jambi ini kekurangan listrik, minimal Jambi bisa suport listrik interkoneksi," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved