Ketua PPDI Bungo Tumpahkan Keluhan, Mengadu Saat Peringatan Hari Disabilitas Internasional

Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas (PPDI) Kabupaten Bungo, Maimanah menceritakan suka duka sebagai penyandang disabilitas.

Ketua PPDI Bungo Tumpahkan Keluhan, Mengadu Saat Peringatan Hari Disabilitas Internasional
Tribunjambi/Mareza
Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas (PPDI) Kabupaten Bungo, Maimanah menceritakan suka duka sebagai penyandang disabilitas. 

Ketua PPDI Bungo Tumpahkan Keluhan, Mengadu Saat Peringatan Hari Disabilitas Internasional

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas (PPDI) Kabupaten Bungo, Maimanah menceritakan suka duka sebagai penyandang disabilitas. Perempuan yang sehari-hari mengajar di sebuah sekolah di Bungo itu menyampaikan keseharian yang dilewatinya.

"Saya mengajar di RA (raudhatul athfal) Al-Akhyar. Pergi pukul 07.00 WIB, pulang pukul 17.00 WIB," katanya, dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional di SLB Bungo, Selasa (3/12/2019).

Sudah enam tahun dia diamanahkan sebagai ketua PPDI Kabupaten Bungo. Sejauh ini, ada sekitar 260 anggota yang tergabung di sana.

"Mereka terdiri dari bermacam-macam disabilitas. Mulai dari tunaungu, tunadaksa, tunagrahita, hingga tunanetra," terangnya.

Sadar Pentingnya Hak-hak Penyandang Disabilitas, Mashuri Sebut Akan Bikin Ini

Siap- Siap SID, Endank Soekamti, Shaggydog Akan Menghibur Warga Jambi

VIDEO : 5 Jenis Buah yang Harus Dihindari Oleh Penderita Diabetes, Dari Sawo Hingga Anggur

Dia mencurahkan, selama ini PPDI belum mengalami banyak kemajuan. Keterbatasan dan kurangnya perhatianlah yang menjadi penyebabnya.

Meski begitu, Maimanah mengaku pihaknya terus bersemangat menyampaikan aspirasi agar penyandang disabilitas bisa mendapat perhatian, baik dari pemerintah hingga masyarakat.

"Sebagaimana Undang-undang nomor 8 tahun 2016, penyandang disabilitas memiliki hak untuk dilindungi, diperhatikan, juga diinklusi, sebagaimana tema HDI, 'Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul'," sebutnya.

Dia berharap agar ke depan, kaum disabilitas mendapat perhatian lebih.

Harapan itu ditanggapi Bupati Bungo, Mashuri. Dia mengaku baru tahu ada persatuan penyandang disabilitas di Kabupaten Bungo.

Mashuri menyebut, pihaknya akan berupaya untuk memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas, khususnya di Kabupaten Bungo.

"Ini tahun ketiga kami memperingati hari disabilitas internasional ini. Dan ternyata, ada persatuannya di Bungo. Ini tentu menjadi perhatian bersama, bagaimana kita dapat memenuhi kebutuhan saudara-saudara kita penyandang disabilitas, khususnya yang ada di Kabupaten Bungo," tuturnya.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved