Kerap Resahkan Masyarakat, Dinsos Kota Jambi Kirim Belasan Orang Gangguan Jiwa ke RSJ

Hingga November lalu, pihak Dinsos Kota Jambi mengaku telah mengirimkan belasan orang gangguan jiwa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Jambi.

Kompas.com/Ronny Adolof Buol
Beberapa pemuda di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara terpaksa dipasung keluarganya karena diduga mengalami gangguan jiwa. 

Kerap Resahkan Masyarakat, Dinsos Kota Jambi Kirim Belasan Orang Gangguan Jiwa ke RSJ

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Hingga November lalu, pihak Dinsos Kota Jambi mengaku telah mengirimkan belasan orang gangguan jiwa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Jambi. Hal ini seperti yang dikatakan oleh Thoyib selaku Kasi rehabilitas Tuna Sosial Dinsos, Kota Jambi.

Dikatakan olehnya, beberapa orang gangguan jiwa yang dikirimkan ke RSJ Jambi ini berdasarkan laporan dari masyarakat Kota Jambi yang kerap merasa resah atas sikap dan perilaku orang gila tersebut.

“Sudah kami serahkan atau titipkan di RSJ untuk mendapati perawatan dan pembinaan intensif,” sebut Thoyib.

Setidaknya sudah ada sekitar 15 orang gangguan jiwa yang dikirimkan oleh pihak Dinsos Kota Jambi ke RSJ Jambi. Hanya saja memang, tak sebanding dengan jumlah keberadaan orang gangguan jiwa yang kerap dijumpai di beberapa titik Kota Jambi.

Korupsi Revitalisasi Asrama Haji Jambi, Hakim Tolak Keberatan M Tahir

Hindari Kecelakaan, Pita Penggaduh Dipasang di Titik Halte Kota Jambi

Hilang Terseret Arus Sungai Batang Tebo, Jasad Bujang Ditemukan Warga 3 Km dari Lokasi Kejadian

Dua Atlet Polo Air Jambi Perkuat Timnas Indonesia di SEA Games Filipina, Sumbang Medali Emas Pertama

“Memang di luar sana masih banyak. Tapi yang kita kirim ini yang dilaporkan warga. Kalau tidak dilaporkan berarti tidak mengganggu. Nanti orang gila yang kita kirim akan diperiksa, apabila positif gila akan dirawat. Jika tidak kita pulangkan,” jelasnya.

Menyikapi hal tersebut, Toyib juga turut mengimbau kepada masyarakat Kota Jambi. Agar mau melaporkan jika melihat ada orang gangguan jiwa yang dianggap meresahkan. “Silahkan kalau memang dianggap meresahkan, tolong dilaporkan.” pungkasnya.

Bahkan beberapa waktu lalu, pihak Kecamatan Pasar juga kerap mengamankan beberapa orang gangguan jiwa yang terlihat berseliweran di area pasar. Penangkapan atau pengamanan terhadap orang gangguan jiwa ini sendiri dilakukan oleh pihak kecamatan dengan cara baik.

“Mereka kita bawa, pertama kita tawari makan dan rokok agar dia tidak meronta ketika akan dibawa. Orang gila ini akan kita bersihkan dan diberi pakaian layak dulu, baru kita kirimkan ke RSJ Jambi,” sebut petugas tantrib Kecamatan. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved