Tria: Jangan Terlalu Membandingkan Hidup dengan Orang Lain

Presiden Joko Widodo mengangkat 7 staf khusus (Stafsus) dari kalangan milenial dari total 14 stafsus.

Tria: Jangan Terlalu Membandingkan Hidup dengan Orang Lain
IST
Tria, seorang bankir dan juga berprofesi sebagai penyanyi di Jambi. 

Tria: Jangan Terlalu Membandingkan Hidup dengan Orang Lain

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -Presiden Joko Widodo mengangkat 7 staf khusus (Stafsus) dari kalangan milenial dari total 14 stafsus. Stafsus barunya tersebut akan menjadi teman diskusi dan menjadi jembatan bagi anak muda dan dispora yang tersebar di berbagai tempat.

Pengangkatan stafsus ini mengundang reaksi dari berbagai pihak. Setiap orang memiliki pendapatnya tersendiri mengenai pengangkatan stafsus tersebut.

Sama halnya seperti Tria, seorang bankir dan juga berprofesi sebagai penyanyi di Jambi. Ia berpendapat tidak ada yang salah dengan milenialnya, selagi memberi dampak positif dan bisa menjadi tempat diskusi bagi Presiden Jokowi untuk memberikan gagasan segar dan inovatif kenapa tidak? Yang terpenting menurutya kita tetap pada tujuan utama dalam mencari cara baru untuk  kemajuan negara kita kedepannya.

Buat Kesepakatan dengan Anak Kapan Sebaiknya Menggunakan Handphone

Timbulkan Sikap Kompetitif pada Anak Meski Home Schooling

DPRD Bungo Setujui Dua Ranperda Baru, Reaksi Mashuri Jadi Sorotan

“Insyaallah gagasan-gagasan baru, kreatif dan ide-ide positif yang  membangun untuk bangsa Indonesia bisa diterapkan didalam pemerintahan untuk Indonesia lebih maju,” ungkapnya.

Pengangkatan stafsus ini juga menciptakan tranding di twitter dengan tagar usia 23. Salah satu stafsus yaitu Putri Tanjung diusianya yang baru 23 sudah menjadi stafsus sehingga para netizen membandingkan hidupnya dengan Putri Tajung.

Mengenai hal ini Tria mengatakan sebagai manusia biasa kita boleh saja melihat orang lain sebagai inspirasi, panutan, motivasi, atau lain sebagainya, tapi jangan pernah terlalu  membanding-bandingkan hidup kita dengan mereka karena sampai kapanpun kita tidak akan pernah menjadi orang yang sama dengan orang lain.

 “Setiap orang punya latar belakang dan cerita hidup yang berbeda-beda, yang pada akhirnya kita semua hanya perlu fokus menjadi versi terbaik diri sendiri dan mensyukuri segala keadaan yang sudah terjadi pada diri kita. Selalu bergerak maju dan jalani hidup semaksimal mungkin dengan apapun yang sudah kita miliki,” paparnya.

 Ia pun berharap untuk semua pemimpin dan rakyat Indonesia bisa mencapai impian dengan kerja keras, integritas, etos kerja, kejujuran, sehingga untuk maju kedepan kita mampu bersaing dengan bangsa lain.

“Kompetisi adalah tantangan. Saya yakin kita mampu mewujudkan impian itu. Tegakkan selalu keadilan didalam kebenaran,” pungkasya. (nurlailis)

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved