Hari AIDS Sedunia

HIV/AIDS Bisa Serang Siapa Saja, Tapi Kelompok Ini Paling Rentan

Virus HIV/AIDS bisa menyerang setiap orang, sehingga diimbau untuk waspada pada penularannya.

HIV/AIDS Bisa Serang Siapa Saja, Tapi Kelompok Ini Paling Rentan
kompas.com
Gejala yang paling umum dari infeksi HIV adalah demam, ruam dan sakit tenggorokan. Gejala lainnya adalah kelelahan, pusing, dan diare. Kondisi ini terjadi karena reaksi tubuh terhadap infeksi HIV. 

HIV/AIDS Bisa Serang Siapa Saja, Tapi Kelompok Ini Paling Rentan

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Virus HIV/AIDS bisa menyerang setiap orang, sehingga diimbau untuk waspada pada penularannya.

Virus itu dapat menyerang dari umur anak-anak hingga dewasa. Kelompok rentan adalah para pecandu narkoba, seks bebas, waria, WPS (Wanita Pekerja Seks).

"Siapa saja bisa kena, rentang usia dari anak-anak sampai orang dewasa. Pada umumnya tertular melalui hubungan seksual," kata Aryadi, Kasi pengendalian dan pemberantasan penyakit (P2P) Dinkes Sarolangun. Jumat (29/11)

Adapun pengenalan atau ciri-ciri penderita bisa kita ketahui dari gejala-gejala awal, seperti sariawan yang tidak kunjung sembuh, sering mengalami diare, berat badan menurun dan mudah terinfeksi penyakit.

VIDEO: Heboh, Detik-detik Terdengar Suara Aneh di Langit Makassar, Warga Berhamburan Keluar

Oknum Wartawan di Jambi Nyambi Jadi Bandar Narkoba, Polisi Temukan Barang Ini Saat Penangkapan

Korban Teriak Saat Digerayangi, Jangte Panik Sampai Lupa Pakai Celana, Lari Lewat Jendela

Pihak Dinkes Sarolangun mengimbau bagi masyarakat yang merasakan hal serupa dapat memeriksakan dirinya ke puskesmas terdekat.

Kata Aryadi, pengecekan HIV/AIDS ini gratis alias tidak dipungut biaya hingga obatnya.

"Gratis, ado di semua Puskesmas di Kabupaten Sarolangun. Tanpa syarat, daftar saja ke Puskesmas. Sasaran kita terutama semua ibu hamil, dan kelompok-kelompok beresiko, seperti LSL ( lelaki sek lelaki ) WTS/WPS (wanita tuna susila / wanita pekerja seks)," katanya.

Upaya sederhana lain untuk menghindari dari serangan penyakit itu, ia juga mengimbau kepada warga agar jangan lakukan perbuatan seperti seks bebas, jauhkan narkoba dan pemakaian obat terlarang melalui jarum suntik. Pertebal keimanan dan ketakwaan kepada tuhan.

Sebelumnya bahwa Sarolangun pada tahun 2019 ini penderita HIV/AIDS meningkat 10 persen dari tahun sebelumnya. Hingga sekarang ada delapan pasien masih menjalani pengobatan rawat jalan di RSUD Sarolangun yang rerata kaum lelaki.(Cwa)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved