Berita Kriminal Jambi

Kasus SMB, 4 Suku Anak Dalam Divonis 4 Bulan 20 Hari, Penasehat Hukum Terdakwa Terima Vonis Hakim

4 Suku Anak Dalam Divonis 4 Bulan 20 Hari, Penasehat Hukum Terdakwa Terima Vonis Hakim

Kasus SMB, 4 Suku Anak Dalam Divonis 4 Bulan 20 Hari, Penasehat Hukum Terdakwa Terima Vonis Hakim
Tribunjambi/Jaka HB
Sudarjo bersama anaknya Suratno dan Ngadimin temannya menjalani sidang di PN Jambi, terkait kasus pengerusakan kantor WKS oleh kelompok SMB, beberapa waktu lalu. 

4 Suku Anak Dalam Divonis 4 Bulan 20 Hari, Penasehat Hukum Terdakwa Terima Vonis Hakim

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Empat warga Suku Anak Dalam (SAD) yang tergabung dalam perkara kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) divonis 4 bulan 20 hari, Rabu (27/11/2019).

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama empat bulan dan 20 hari,” tegas Yandri Roni, selaku ketua majelis hakim membacakan amar putusannya.

Empat orang itu adalah Ninting, Syukur, Untung, dan Sopi alias Mudung. Perbuatan mereka, menurut majelis hakim, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan penganiyaan yang menyebabkan luka.

Terhadap terdakwa, ketua majelis hakim Uandri Roni didampingi dua hakim anggota, Annisa Bridgestirana dan Oktafiatri Kusumaningsih mengadili terdakwa tersebut.

Kopda Herliansyah Dipukuli Ketika Keluar dari Kantin, Kesaksian 4 Anggota TNI di Sidang Kasus SMB

Tuntutan SAD di Perkara SMB Dinilai Terlalu Ringan, Ini Penjelasan Kasi Penkum Kejati Jambi

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Pengurus AAI Dikukuhkan

Prodi Agroteknologi Unja Terakreditasi A, Mahasiswa yang Ingin Masuk Bakal Lebih di Selektif

Yandri mengatakan terdakwa rerbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara terang-terangan dan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap barang sebagaimana dalam dakwaan alternatif kesatu.

Selain itu, menjelis hakim juga menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

Kemudian menetapkan terdakwa tetap ditahan. Perbuatan terdakwa, terbukti melakukan tindak pidana kekerasan terhadap manusia dan barang melanggar pasal 170 ayat (2)ke-1 KUHP.

Sementara Romel, penasehat hukum terdakwa, setelah berdiskusi dengan kliennya, menyatakan tidak mengajukan upaya hukum dan menerima vonis majelis hakim.

“Kita menerima putusan,” ujarnya.

Kata-katanya Dipelintir, Agnez Mo Pamer Dukungan Fans, Saya Tidak Bisa Memilih Darah atau DNA Saya

Rapat Anggaran, Kadis PU Muarojambi Dilempar Botol oleh Anggota Dewan, Indra: Kami Sudah Maafan

Resmi Tutup 1.986 Pelamar Submit Data Pendaftaran CPNS di Kabupaten Muarojambi

Kejanggalan Nama Panjang Agnez Mo, Usai Ngaku Tidak Berdarah Indonesia, Seperti Keturunan Suku Ini

Halaman
123
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved