Berita Muarojambi

Muarojambi Punya Motif Batik Baru, Pohon Karet Asal Desa Mendalo Darat

Muarojambi Punya Motif Batik Baru, Pohon Karet Asal Desa Mendalo Darat

Muarojambi Punya Motif Batik Baru, Pohon Karet Asal Desa Mendalo Darat
Tribunjambi/Samsul Bahri
Bupati Muarojambi, Masnah Busro bersama dengan Istri Kapolres Muarojambi menggunakan slayer motif batik pohon kqret dengan manik-manik dari Biji Karet 

Muarojambi Punya Motif Batik Baru, Pohon Karet Asal Desa Mendalo Darat

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Sanggar Batik Putri Pinang Masak yang berada di Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi, menjadi sanggar pertama yang ada di Kabupaten Muarojambi.

Peresmian sanggar batik ini di lakukan oleh Bupati Muarojambi, Masnah Busro, Kamis (21/11/2019).

Acara yang di laksanakan di Kantor Desa Mendalo Darat ini di hadiri oleh OPD dan camat serta Kepala Desa dan masyarakat termasuk ibu-ibu PKK Desa Mendalo Darat.

Di sampaikan oleh Kepala Desa Mendalo Darat, Bambang Santoso menyebutkan bahwa ada sekitar 20 pengerajin yang terdata masuk dalam Sangar Batik Putri Pinang Masak ini.

Motif Pohon Karet, Motif batik baru dari Mendalo Darat, yang dibuat oleh Sanggar Batik Putri Pinang Masak
Motif Pohon Karet, Motif batik baru dari Mendalo Darat, yang dibuat oleh Sanggar Batik Putri Pinang Masak (Tribunjambi/Samsul Bahri)

"Ada 20 orang pengerajin yang masuk di sini, ini inisiatif dan masukan dari ibu-ibu PKK dari Mendalo Darat. Harapan kami untuk batik kami mudah-mudahan berkembang maju berkat bantuan bupati," ujarnya.

Adapun batik yang menjadi ciri khas dari batik asal pengrajin Desa Mendalo Darat adalah dengan motif pohon para atau di kenal dengan pohon karet.

Bambang menyebutkan bahwa motif pohon karet tidak serta merta diambil sebagai motif, namun memiliki makna tersendiri.

Carnaval Angso Duo, Ratusan Anak SD di Kota Jambi Ikut Lomba Membatik di Atas Layang-layang

Pre Order Vivo S1 Pro Spesifikasi RAM 8GB/128GB dengan Voucher Rp 100 Ribu, Begini Caranya

SATU Keluarga Disambar Petir, Istri Tewas Suami dan Dua Anak Berhasil Diselamatkan Kondisinya

Kata Bambang, motif pohon karet mengingatkan sejarah Desa Mendalo Darat yang dulunya banyak pohon. Dengan luas hektaran pohon karet, Desa Mendalo Darat menjadi bagian wilayah penghasil karet.

"10 atau 15 tahun yang lalu banyak pohon karet di desa ini. Tapi sekarang sudah tidak banyak paling hanya enam hektare. Sekarang sudah berkembang Desa Mendalo Darat. Makannya kita bikin motif pohon karet untuk membuat sejarahlah bahwa dulunya Mendalo Darat banyak pohon karet," ucapnya

Sementara itu, dikatakan oleh Bambang bahwa motif pohon karet yang di buat oleh pengrajin merupakan motif batik pertama yang ada di Provinsi Jambi.

Tertinggi di Indonesia? UMK Jawa Timur 2020 Bisa Segini, Surabaya Paling Besar, Apa Saja Dampaknya?

Pilot Tempur TNI AU Diberondong Peluru Kitty Hawk, Pesawat Terbakar Jatuh hingga 9 Orang Gugur

Lebih 1 Jam Mengitari Hutan Arboretum, Satpol PP hanya Temukan Bekas Tebangan Kayu

Untuk itu, Ia harapkan pemkab Muarojambi dapat segera memantenkan motif pohon karet tersebut.

"Kita sudah cari tau, ini (red-motif) belum ada di provinsi jambi dan pulau jawa, harapan kita ini bisa di patenkan. Karena ini satu-satunya di Provinsi Jambi. Supaya memang kita khususnya Desa Mendalo Darat punya ciri khas sendiri batik motif pohon karet," pungkasnya.

Muarojambi Punya Motif Batik Baru, Pohon Karet Asal Desa Mendalo Darat (Samsul Bahri/Tribunjambi.com)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved