ADV
BPOM Jambi Gelar Pertemuan Advokasi Jejaring Keamanan Pangan
Guna meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam pengawasan keamanan pangan serta peningkatan kapasitas dan koordinasi dalam tim jejaring keamanan
BPOM Jambi Gelar Pertemuan Advokasi Jejaring Keamanan Pangan
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Guna meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam pengawasan keamanan pangan serta peningkatan kapasitas dan koordinasi dalam tim jejaring keamanan pangan daerah.
BPOM Provinsi Jambi menggelar pertemuan advokasi lintas sector dalam rangka jejaring keamanan pangan di daerah tahun 2019.
Pertemuan Advokasi dibuka Asisten 1 Setda provinsi jambi Apani Saharudin, mewakili Gubernur Jambi, Selasa (19/11/2019) yang diadakan di BW Luxury Hotel Kota Jambi.
Turut mendampingi Kepala BPOM Jambi Drs.Antonni Adri,M.Pharm dan Kasubdit Peningkatan Peran Pemerintah Daerah, Dit. Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Badan POM RI drh.AA Nyoman Merta Negara.
Sebanyak 40 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) provinsi dan Kabupaten/kota di Provinsi Jambi, mengikuti pertemuan lintas sector jejaring keamanan pangan daerah.
Apani Saharudin menyampaikan, kegiatan ini sangat penting untuk menjamin keamanan, mutu dan gizi pangan yang beredar di masyarakat,.
“Bila peredaran makanan di masyarakat aman tentunya bisa mendukung program pemerintah dibidang kesehatan,” ujarnya.
Apani mengharapkan semua stakeholder terkait dapat bekerja secara maksimal, mengoptimalkan pengawasan terhadap keamanan pangan yang beredar di masyarakat.
• BPOM Tarik Ranitidin dari Peredaran, Kadinkes Batanghari: Termasuk Produk Laris.
• Tim Gabungan Sita Ratusan Botol Miras dan Tuak di 3 Kecamatan di Kabupaten Batanghari
• Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Masih Dipertimbangkan, Bakal Ada Tahun Depan?
• SEDANG TAYANG Live Streaming TV Online Malaysia Vs Indonesia Kualifikasi Piala Dunia 2022
“Kita semua punya tanggung jawab bagaimana pangan yang tersedia tetap dalam kondisi aman bagi masyarakat,” tutur Apani.
Kasubdit peningkatan peran pemerintah daerah, dit.pemberdayaan masyarakat dan pelaku usaha Badan POM RI drh.AA Nyoman Merta Negara dalam pemaparannya menjelaskan, tentang kebijakan keamanan pangan di Indonesia.
Tantangan yang dihadapi BPOM dalam pengawasan pangan meliputi berbagai elemen lembaga yang saling terkait, dibutuhkan komitmen bersama untuk menjadikan pangan yang aman sebagai prioritas, merupakan bagian peningkatan kesejahteraan masyarakat.
• Tambahan Blangko e-KTP Belum Tersedia, Dukcapil Kota Jambi Keluarkan 50 an Suket Setiap Hari
• Fachrori Terima Penghargaan Pembina Terbaik Tingkat Provinsi Swasti Saba Kabupaten/kota Sehat 2019
• Ratusan Pelamar CPNS Daftar di Tanjab Barat, Cek Waktu dan Formasi yang Mendominasi di Sini
• Ingin Wujudkan Lapangan Kerja, Pemkab Kerinci MoU dengan Gerakan Ok Oce
"Perlu sinergitas antara pemangku kepentingan, memaksimalkan sumberdaya dan kapasitas yang dimiliki untuk menciptakan sebuah bentuk pengawasan yang baik,” ucap Nyoman Merta.
Kepala BPOM Jambi Antoni Adri, mengatakan bahwa pertemuan jejaring keamanan pangan ini sangat strategis dan bermakna penting untuk generasi kita kedepan, mewujudkan Indonesia sehat sesuai visi presiden.
“Forum ini sebagai tempat komunikasi dan koordinasi lintas sektor, melakukan pengawasan pangan yang integrasi untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat dari resiko pangan yang tidak memenuhi ketentuan,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/bpom-jambi-gelar-pertemuan-advokasi-jejaring-keamanan-pangan-selasa-19112019.jpg)