Breaking News:

Berita Batanghari

Tim Gabungan Sita Ratusan Botol Miras dan Tuak di 3 Kecamatan di Kabupaten Batanghari

Tim Gabungan Sita Ratusan Botol Miras dan Tuak di 3 Kecamatan di Kabupaten Batanghari

Tribunjambi/Rian Aidilfi
Tim Gabungan Sita Ratusan Botol Miras dan Tuak di 3 Kecamatan di Kabupaten Batanghari 

Tim Gabungan Sita Ratusan Botol Miras dan Tuak di 3 Kecamatan di Kabupaten Batanghari

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Tim gabungan dari Satpol PP, BNNK, Polres dan Kejari Batanghari, melakukan razia minuman keras (Miras) di tiga kecamatan di Kabupaten Batanghari, Selasa (19/11/2019) siang.

Hasilnya dari razia di Kecamatan Muara Bulian, Pemayung dan Muara Tembesi, tim mengamankan 143 botol minuman keras berbagai merek dan empat galon besar berisi tuak.

Tak hanya itu, petugas juga mengamankan tujuh orang anak punk yang mangkal di Kecamatan Muara Tembesi.

Pantauan di lapangan, dalam razia miras ada sedikit perlawanan dari pemilik warung di tiga kecamatan terhadap petugas. Pemilik warung melawan lantaran menolak barang dagangannya dibawa.

Tim gabungan menyita ratusan botol miras berbagai merek dari tiga kecamatan
Tim gabungan menyita ratusan botol miras berbagai merek dari tiga kecamatan (Tribunjambi/Rian Aidilfi)

Kasat Pol PP Ahmad Haryono melalui Agus Salim, selaku Kabid PPUD Satpol PP Batanghari, membenarkan adanya razia pekat tersebut.

Agus Salim menjelaskan, sebelumnya pihaknya melakukan penindakan, terlebih dahulu pihaknya sudah melakukan penyuluhan di setiap warung yang terindikasi menjual minuman keras.

"Namun seperti penyuluhan yang pernah dilakukan pihaknya tidak membuahkan hasil. Buktinya, masyarakat tetap melapor adanya penjual miras," ujarnya.

GARA-GARA Urung Belikan Rokok, Widodo Dibakar Dua Temannya yang Sedang Pesta Miras

VIDEO Viral Aksi Seorang Pelajar Menenggak Minuman Keras di Kelas, Bagaimana Tanggapan Pemerintah?

Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Masih Dipertimbangkan, Bakal Ada Tahun Depan?

Ingin Wujudkan Lapangan Kerja, Pemkab Kerinci MoU dengan Gerakan Ok Oce

Untuk para penjual miras, sambungnya, dalam waktu dekat ini akan dipanggil dan diperiksa di kantor Satpol PP Batanghari.

"Setelah pemilik warung diperiksa, hasil pemeriksaan kami serahkan ke Pengadilan Negeri Muara Bulian sesuai dengan Perda yang berlaku. Dan untuk sanksinya, pihak pengadilan yang menentukan," katanya.

Saat ditanyakan apakah Perda bagi penjual minuman tuak sudah ada? Agus menegaskan Perda tuak sudah ada dan berlaku.

"Untuk minuman tuak sudah ada, artinya tidak boleh diperjual belikan," ujarnya.

Giat pekat tersebut akan terus dilakukan sesuai jadwal yang ditentukan. Peredaran miras selalu ada, jika tidak ditindak lanjuti sangat berbahaya bagi masyarakat.

"Akan rutin kita lakukan razia pekat sesuai jadwal. Dalam giat ini tidak ada kita temukan wanita penghibur," tutupnya.

Tim Gabungan Sita Ratusan Botol Miras dan Tuak di 3 Kecamatan di Kabupaten Batanghari (Rian Aidilfi/Tribunjambi.com)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved