Berita Merangin

Ini Saran Camat Jangkat Terkait Kondisi Jembatan Gantung yang Rusak & ditutup Warga di Renah Kemumu

Ini Saran Camat Jangkat Terkait Kondisi Jembatan Gantung yang Rusak & ditutup Warga di Renah Kemumu

Ini Saran Camat Jangkat Terkait Kondisi Jembatan Gantung yang Rusak & ditutup Warga di Renah Kemumu
Tribunjambi/Muzakkir
Ini Saran Camat Jangkat Terkait Kondisi Jembatan Gantung yang Rusak & ditutup Warga di Renah Kemumu 

Ini Saran Camat Jangkat Terkait Kondisi Jembatan Gantung yang Rusak & ditutup Warga di Renah Kemumu

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO - Masyarakat Desa Renah Kemumu, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin terancam terisolir. Sebab, kondisi jembatan gantung yang menghubungkan desa mereka dengan desa lainnya  nyaris ambruk.

Kondisinya memprihatinkan, hampir sepanjang jembatan lantainya lapuk. Warga setempat telah memberi plang larangan untuk melintas.

Dengan ditutupnya jembatan itu, warga yang ingin melakukan aktivitas keluar desa terpaksa melintas di bawah jembatan.

Namun itu hanya bisa dilakukan ketika air surut. Ketika air pasang atau naik, warga belum bisa memastikan bagaimana mereka akan menyebrang.

Miris, Jembatan Gantung di Renah Kemumu, Kabupaten Merangin, Nyaris Ambruk, Warga Terancam Terisolir

Cuma Dikabulkan Rp 6 Milyar, Pemda Tanjabtim Ajukan Kasasi Ke MA, Kasus Tertabraknya Jembatan Sabak

Perselingkuhan Pak Kades dengan Istri Warga Terbongkar, Pernah Bersetubuh di Bawah Jembatan Gantung

Semua Urusan Lancar Karena Sholat Duha, Penjelasan Ustaz Abdul Somad Waktu & Tata Cara Sholat Duha

Menanggapi hal itu, Camat Jangkat Samsul Akhiar mengatakan, jembatan gantung tersebut saat ini ditutup sementara oleh warga, sebab kondisinya begitu memprihatinkan.

"Kalau rusak sudah lama namun tetap bisa digunakan. Namun kerusakan parah hingga tidak bisa dilalui dan ditutup warga baru beberapa hari ini," ungkap Samsul Akhiar.

Samsul Akhiar menegaskan, seharusnya jembatan yang panjangnya sekitar 60 meter tersebut masih bisa ditanggulangi menggunakan dana desa (DD). 

"Seharusnya pakai DD cukup dalam keadaan darurat bisa digunakan. Karena yang rusak cuma papannya diperkirakan dengan dana Rp 3 juta sampai Rp 4 juta jembatan tersebut sudah bagus kembali," jelasnya.

Terkait jalan alternatif untuk masuk ke desa tersebut Samsul Akhiar menjelaskan bisa menempuh jalan di bawah jembatan, meskipun harus menempuh sungai namun tetap bisa lewat dengan catatan air surut.

"Sebenarnya masyarakat kebanyakan lewat bawah menempuh sungai dengan catatan air surut, tetapi kalau jembatan gantung sudah diperbaiki lebih baik lewat atas," imbuhnya.

Ini Saran Camat Jangkat Terkait Kondisi Jembatan Gantung yang Rusak & ditutup Warga di Renah Kemumu  (Muzakkir/Tribunjambi.com)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved