Berita Tanjab Timur

Cuma Dikabulkan Rp 6 Milyar, Pemda Tanjabtim Ajukan Kasasi Ke MA, Kasus Tertabraknya Jembatan Sabak

Cuma Dikabulkan Rp 6 Milyar, Pemda Tanjabtim Ajukan Kasasi Ke MA, Kasus Tertabraknya Jembatan Sabak

Cuma Dikabulkan Rp 6 Milyar, Pemda Tanjabtim Ajukan Kasasi Ke MA, Kasus Tertabraknya Jembatan Sabak
tribunjambi/Abdullah Usman
Cuma Dikabulkan Rp 6 Milyar, Pemda Tanjabtim Ajukan Kasasi Ke MA, Kasus Tertabraknya Jembatan Sabak 

Cuma Dikabulkan Rp 6 Milyar, Pemda Tanjabtim Ajukan Kasasi Ke MA, Kasus Tertabraknya Jembatan Sabak

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Proses hukum kasus jembatan Muara Sabak, saat ini masih terus berjalan. Pemerintah Daerah (Pemda) Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) kini masih menunggu proses akhir kontra memori di Mahkamah Agung (MA).

Kabag Hukum Setda Tanjung Jabung Timur Mohammad Idris, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com menuturkan, saat ini proses hukum masih terus berjalan di Mahkamah Agung.

Menurutnya, kabar baiknya gugatan Pemda diterima, meski tidak semua dikabulkan oleh Pengadilan Tinggi Pekan Baru.

Pasca Tertabrak Ponton 2014 Lalu, Jembatan Muara Sabak Tak Kunjung Diperbaiki, Ini Alasannya

PUPR Ungkap Tingkat Kerusakan Jembatan Muara Sabak, Hasil Kajian Belum Kelar, Sebut Masih Aman

Seorang Pembina Pramuka di Surabaya Dituntut Kebiri Kimia Gara-gara Cabuli 15 Remaja Laki-laki

Daftar Harga Mobil Bekas Toyota Rush Jakarta November 2019, Berbeda dengan Harga Bulan Lalu

"Selain itu gugatan Jembatan Muara Sabak ini, masih terkendala terkait penyampaian kontra memori (hak jawab) ke PN Batam dari perusahaan yang belum lengkap. Sehingga MA belum bisa melanjutkan gugatan," jelas Mohammad Idris.

"Dua dari lima perusahaan tersebut masih belum menyerahkan kontra memori mereka," tambahnya.

Pemda Tanjabtim sendiri kata dia, telah menyampaikan memori kasasi ke MA terkait keputusan Pengadilan Tinggi Pekan Baru, yang mengabulkan gugatan tapi tidak sepenuhnya.

Dimana dalam kasasi tersebut menyampaikan, bahwa gugatan pemda dinyatakan diterima. Memori kasasi sendiri telah diterima MA pada (8/8/2019) lalu.

Kerenggangan sambungan jembatan Muara Sabak semakin lebar pasca tertabrak tugboat 2014 lalu.
Kerenggangan sambungan jembatan Muara Sabak semakin lebar pasca tertabrak tugboat 2014 lalu. (Tribun Jambi/Zulkifli)

Untuk diketahui, tiga dari lima perusahaan yang telah menyampaikan kontra memori tersebut, satu diantaranya merupakan perusahaan pelayaran yang menabrak jembatan JMS,
yakni PT Cipta Moda.

Sedangkan dua perusahaan lain yang belum menyerahkan kontra memori yakni PT Sumber Alam Permai dan PT Wilmar Nabti.

Halaman
12
Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved