Berita Merangin

Miris, Jembatan Gantung di Renah Kemumu, Kabupaten Merangin, Nyaris Ambruk, Warga Terancam Terisolir

Miris, Jembatan Gantung di Renah Kemumu, Kabupaten Merangin, Nyaris Ambruk, Warga Terancam Terisolir

Miris, Jembatan Gantung di Renah Kemumu, Kabupaten Merangin, Nyaris Ambruk, Warga Terancam Terisolir
Tribunjambi/Muzakkir
Miris, Jembatan Gantung di Renah Kemumu, Kabupaten Merangin, Nyaris Ambruk 

Miris, Jembatan Gantung di Renah Kemumu, Kabupaten Merangin, Nyaris Ambruk, Warga Terancam Terisolir

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO - Warga di Desa Renah Kemumu, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, terancam terisolir.

Itu dikarenakan kondisi jembatan gantung yang ada di desa tersebit hampir roboh. Lantai jembatan gantung tampak sudah banyak yang lapuk dan bolong.

Takut ada korban, warga memasang plang larangan untuk melintas, karena dikhawatirkan bisa menimbulkan kecelakaan.

Yanzen, warga setempat menyebut jika kondisi jembatan gantung tersebut sudah lama rusak. Namun, untuk pemblokiran jembatan gantung tersebut baru dilakukan beberapa hari terakhir ini.

Perselingkuhan Pak Kades dengan Istri Warga Terbongkar, Pernah Bersetubuh di Bawah Jembatan Gantung

Kesulitan Akses Saat Karhutla, Pemkab Muarojambi Bangun 3 Jembatan Gantung di 2020, Ini Lokasinya

Ditangkap Karena Miliki Sabu 400 Gram, ke Polisi Nur Hasanah Sebut Asal Pemilik Sabu

Deretan Artis Cantik yang Gandeng Brondong, Nikita Mirzani hingga Tamara Bleszynski, Apa Rahasianya?

"Kalau pejalan kaki bisalah melintas, tapi untuk motor ataupun mobil dak bisa lagi. Takut runtuh," kata Yanzen.

Kondisi ini sangat memprihatikan, sebab komoditas pertanian di desa tersebut seperti kopi, kulit manis dan hasil kebun lainnya terancam tidak bisa keluar dan dijual. Apalagi kondisi hujan seperti saat ini.

"Kini masyarakat jalan di bawah jembatan. Itu karena air surut, tapi kalau air naik, apalagi musim penghujan, bisa-bisa tak bisa melintas," imbuhnya.

"Yang bisa melintas di bawah tu cuman mobil doble gardan, itupun dipaksakan. Kalau mobil biasa atau motor tidak bisa," sambungnya.

Dia berharap agar pemerintah bisa mencari solusi untuk masyarakat di sana. Selain itu, dirinya juga meminta agar pemerintah tak menganaktirikan desa yang jauh dari pusat kota.

"Perhatian kami yang diujung ini. Jangan cuman yang di kota bae yang diperhatikan," pungkasnya.

Miris, Jembatan Gantung di Renah Kemumu, Kabupaten Merangin, Nyaris Ambruk, Warga Terancam Terisolir (Muzakkir/Tribunjambi.com)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved