Aset Banyak Tak Terurus, BPKAD Sarolangun Lakukan Inventarisasi Ulang Aset SKPD

BPKAD Kabupaten Sarolangun bersama tim inventarisasi aset Kabupaten Sarolangun saat ini melakukan inventarisir ulang aset-aset SKPD.

Aset Banyak Tak Terurus, BPKAD Sarolangun Lakukan Inventarisasi Ulang Aset SKPD
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
BPKAD Kabupaten Sarolangun bersama tim inventarisasi aset Kabupaten Sarolangun saat ini melakukan inventarisir ulang terhadap aset-aset yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun. 

Aset Banyak Tak Terurus, BPKAD Sarolangun Lakukan Inventarisasi Ulang Aset SKPD

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sarolangun bersama tim inventarisasi aset Kabupaten Sarolangun saat ini melakukan inventarisir ulang terhadap aset-aset yang ada di Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Hal itu sesuai rekomendasi BPK RI agar dilakukan pendataan aset kembali. Hal ini karena masih dinilai belum memadai dalam laporan keuangan Pemkab Sarolangun.

"Data aset yang kita cantumkan dalam laporan keuangan itu masih dianggap belum memadai, belum sesuai kondisi yang ada. Kami minta dukungan dari seluruh SKPD untuk membentuk tim inventarisasi aset SKPD," kata Kepala BPKAD Sarolangun Emalia Sari.

Katanya, setelah dilakukan inventarisir ulang aset, pihaknya baru bisa mengambil kesimpulan apakah aset tersebut akan dihapus, atau dipindahkan atau juga dilakukan Tuntutan Perbendaharaan-Tuntutan Ganti Rugi (TP-TGR).

Banyak Aset Pemkab Sarolangun Kurang Terurus, Begini Sindiran Emalia Sari

Dukung Budaya SAD Sarolangun Juarai Anugerah Pesona Indonesia 2019, Begini Caranya

Tranformasi Kerja ke Digital, Kepala Kantor Imigrasi Kuala Tungkal Minta Pegawai Tak Gagap Teknologi

"Baru kita perbaiki terkait dengan kasi asetnya, terkait kondisi aset sekarang apa ada yang hilang, ada yang harus dihapuskan, itu akan kita telusuri. Sekarang ini kita lakukan inventarisir ulang aset dari awal. Tahap awal menginventarisir dulu keberadaan aset sesuai dengan catatan aset yang sudah ada, kita cek kondisi aset. Kemudian sesuai yang kita dapatkan di lapangan, dan data itu kita input ke dalam aplikasi kita, dalam penyusunan laporan aset kita," katanya.

Ia menjelaskan bahwa aset yang ada pada seluruh Instansi atau OPD di lingkungan Pemkab Sarolangun saat ini banyak yang harus didata kembali. Mengingat beberapa faktor salah satunya karena adanya penggabungan SKPD atau pembagian SKPD dari satu menjadi dua, dan pembentukan SKPD baru.

"Maka kita verifikasi ulang, kita telusuri kami BPKAD dan tim inventarisasi aset Kabupaten akan melakukan invetarisir ulang ke SKPD," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved