Tranformasi Kerja ke Digital, Kepala Kantor Imigrasi Kuala Tungkal Minta Pegawai Tak Gagap Teknologi

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kuala Tungkal berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas kerja.

Tranformasi Kerja ke Digital, Kepala Kantor Imigrasi Kuala Tungkal Minta Pegawai Tak Gagap Teknologi
Tribunjambi/Darwin
Peringatan Hari Dharma Karyadhika Tahun 2019 di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kuala Tungkal. 

Lakukan Tranformasi Kerja Konvensional ke Digital, Kepala Kantor Imigrasi Kuala Tungkal Minta SDM Tak Gagap Teknologi

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kuala Tungkal berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas kerja dengan bertransformasi dari budaya kinerja konvensional menuju birokrasi digital.

Agus A Majid, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kuala Tungkal berharap peringatan Hari Dharma Karyadhika Tahun 2019 yang mengangkat tema "Transformasi Meraih Kinerja Pasti" dapat memberi perubahan baik bentuk , sifat dan cara kerja di lingkup Kemenkumham untuk meraih kinerja yang pasti.

"Tahun 2019 ini Kemenkumham benar-benar ingin memastikan bahwa ada perubahan yang signifikan dalam rangka perbaikan dan peningkatan kualitas kerja, dengan telah bertransformasi dari budaya kinerja konvensional menuju birokrasi digital," ujarnya.

Disampaikannya bahwa kecepatan akurasi dan kecermatan menjadi dasar dalam pelayanan publik dan pengelolaan birokrasi di negeri ini. Sehingga keberhasilan reformasi birokrasi digital di Kemenkumham ini tergantung dari kemampuan adaptasi sumber daya manusianya.

Dukung Budaya SAD Sarolangun Juarai Anugerah Pesona Indonesia 2019, Begini Caranya

Prakiran Cuaca Provinsi Jambi Rabu 30 November 2019, Potensi Hujan Petir dan Angin Kencang

Daftar Harga Sembako di Jambi Hari Ini 30 Oktober 2019, Cek Pergeseran yang Terjadi

Diharapkannya, SDM Kemenkumham harus mampu mengelola dan menggunakan fasilitas kemajuan teknologi informasi dalam bekerja.

"SDM Kemenkumham tidak boleh lagi gagap teknologi, semua harus bisa mengoperasikan komputer dengan baik. Kompetensi SDM sangat mempengaruhi keberhasilan transformasi birokrasi digital," harapnya.

Katanya, BPSDM sebagai koordinator harus mampu meningkatkan kualitas SDM. Kemenkumham corporate University harus segera direalisasikan. Karena itu adalah bagian dari upaya Kementerian Hukum dan HAM untuk menghasilkan SDM yang kompeten dan berdaya saing tinggi. 

Sebab 5 tahun kedepan seluruh SSCN Kemenkumham harus bekerja dengan keras cepat produktif serta lebih mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi di seluruh layanan dan pengelolaan administrasi perkantoran.

Seraya menyampaikan selamat, M Arif, Staf Ahli Bupati Tanjab Barat Bidang Pemerintahan berharap kepada Kemenkumham tetap berjaya, sukses dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Yang penting itu kepastian hukum, penegakan hukum. Itu harapan kita bersama," katanya.

Sebelum pengibaran bendera, upacara yang diinspekturi Kakan Imigrasi Kelas II Non TPI itu diawali pembacaan  sejarah singkat Kementerian Hukum dan HAM di Indonesia. Kemenkumham ada sejak masa kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945, di bawah Departemen kehakiman yang dijabat Dr Supomo.

Kemudiaan tahun 1999 berubah nama menjadi Departemen Hukum dan Perundangan. Dan pada tahun 2000 menjadi Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Usai upacara penaikan bendera merah putih, dilanjutkan dengan menggelar doa tasyakuran dan pemotongan tumpeng bersama tamu undangan. (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Spesifikasi Xiaomi Mi Note 10, Ponsel 108 Mp dengan 5 Kamera, Pakai Snapdragon 855 Terbaru

Mentalnya Terganggu, Ariel Tatum Putus Asa Hingga Ingin Sewa Pembunuh Bayaran Untuk Habisi Nyawanya!

Cuitan Panas Andi Arief, Anak SBY Tak Masuk Kabinet Jokowi karena Pengaruh Dendam Megawati

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved