Berita Batanghari
Oknum Anggota Dewan Batanghari Diduga Minta Proyek, BK DPRD Batanghari Ngaku Belum Dapat Informasi
Oknum Anggota Dewan Batanghari Diduga Minta Proyek, BK DPRD Batanghari Ngaku Belum Dapat Informasi
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: Deni Satria Budi
Oknum Anggota Dewan Batanghari Diduga Minta Proyek, BK DPRD Batanghari Ngaku Belum Dapat Informasi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Oknum anggota DPRD Kabupaten Batanghari, diduga meminta proyek pekerjaan di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Batanghari.
Oknum tersebut berinisial AD, anggota DPRD Kabupaten Batanghari daerah pilihan (Dapil) Muara Bulian-Maro Sebo Ilir.
Sumber Tribun dari salah satu OPD menyebutkan, AD kerap kali mendatangi salah satu dinas untuk meminta proyek. Tidak hanya itu, dia juga pernah meminta agar menerima orang titipan agar mendapat pekerjaan di dinas tersebut.
"Dia mendatangi dinas itu untuk meminta proyek. Bukan satu dua kali saja. Dia juga pernah meminta jatah honorer agar bisa masuk di dinas itu," ujar sumber yang tak ingin disebutkan namanya.
• Akhir Oktober, 2 OPD di Pemkab Batanghari Masih Lakukan Proses Tender Paket Proyek
• Terdakwa Narkoba Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 800 Juta, Ini Permintaannya ke Hakim
• Pagu TKDD Provinsi Jambi Turun Rp170,81 Miliar, Berikut Ini Anggaran 2020 Pemerintah Provinsi Jambi
• Begini Sikap Anak Sulung Ahok ke Puput Nastiti di Acara 7 Bulanan, Putra Veronica Tan Lakukan Ini
Mengenai hal ini, ketika dikonfirmasi, AD membantah bahwa dirinya mendatangi salah satu dinas di Pemkab Batanghari untuk meminta proyek pekerjaan.
Ia mengaku, dirinya mendatangi OPD tersebut hanya untuk mengawal usulannya saja.
"Hanya mengawal usulan saja, masuk atau tidaknya," ujarnya saat dikonfirmasi belum lama ini.
Usulannya ke dinas tersebut, menurutnya adalah tak lain untuk kepentingan masyarakat semata. Agar pekerjaan yang dikerjakan itu bisa berjalan dengan baik.
• Nonton Live Streaming Garuda Select vs Mansfield U18 Pukul 21.00 WIB, Nonton TV Online Mola TV
• Deretan Mobil Bekas Harga Dibawah Rp 80 Juta, Honda, Ford, Nissan, Toyota, Daihatsu, Hyundai, Mazda
• SESAAT LAGI! Karni Ilyas Kupas Catur Politik Jokowi di ILC TV One: Yang Menangis & Yang Tertawa
• Bu Kepala Sekolah & Wakilnya Digerebek di Kamar Hotel, Terancam 30 Kali Cambukan
"Karena itu untuk kepentingan masyarakat banyak. Kita satu niat dan satu tujuan. Khususnya kampung saya," ujarnya lagi.
Dalam usulannya tersebut, ia juga mengusulkan agar didapat rekanan yang bertanggung jawab dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi.
"Apa lagi di kampung saya, saya tidak mau jalan yang baru selesai satu bulan sudah rusak dan kondisinya retak," jelasnya.
Informasi yang beredar ini pun ditanggapi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batanghari, Ilhamudin. Ia mengatakan bahwa hal itu tidak dibenarkan jika ada anggota dewan yang meminta atau bermain proyek. Karena menyangkut marwah DPRD Kabupaten Batanghari.
"Untuk diketahui bahwa tugas dan fungsi DPRD itu apa. Hal seperti itu tidak sesuai dengan kode etik kita," ujarnya, saat dijumpai ruang kerjanya, Senin (28/10/2019).
Untuk ke depannya, ia berharap agar seluruh anggota DPRD Kabupaten Batanghari agar dapat menjaga marwah dewan dengan baik.