Kisah Militer RI

SELEKSI Berat Kopassus Bikin 3.900 Prajurit Tidak Lulus Terungkap: Ada yang Protes & Menembak

TRIBUNJAMBI.COM – Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menjadi bagian dari Komando Utama tempur yang

SELEKSI Berat Kopassus Bikin 3.900 Prajurit Tidak Lulus Terungkap: Ada yang Protes & Menembak
Instagram @ noer_mancunk_ramadistro
Ilustrasi Prajurit Kopassus 

Selanjutnya terdengar aba-aba pergantian baret.

Mereka serentak menunduk, mengambil baret hijau dari kemejanya, lalu mengenakannya ke kepalanya, dan memasukkan baret merah ke kemejanya.

Menurut Sintong, saat itu suasana sangat mengharukan dan beberapa anggota meneteskan air mata.

"Sintong merasa sangat terharu menyaksikan upacara itu.”

Kapten Encun, Mahaguru Pelempar Pisau Kopassus yang Nyaris Hancurkan Semua Pohon Randu di Cijantung

“Ia mencatat di antara mereka yang berganti baret itu ada perwira berpangkat kolonel, letkol, dan mayor, walaupun sebenarnya mereka lebih suka tetap di baret merah,"tulis Hendro.

Latihan Khusus Pasukan Baret Merah

Mengenal lebih dalam pasukan kopassus, mungkin banyak orang bertanya-tanya seperti apa latihan para prajurit baret merah ini

Bupati Sukandar Serahkan Piagam Perhargaan Kepada Camat Teladan

Sebagai pasukan khusus, tentunya latihan prajurit Kopassus agak 'berbeda' dan memang dilatih secara khusus di beberapa bidang tertentu.

Latihan prajurit Kopassus sempat diceritakan oleh mantan Kepala Staf TNI AD Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo dalam bukunya yang berjudul 'Pramono Edhie Wibowo dan Cetak Biru Indonesia ke Depan'

Dalam buku biografinya, Pramono Edhie Wibowo yang juga pernah bertugas di korps baret merah itu menceritakan latihan terberat prajurit Kopassus sudah menanti saat sampai di Cilacap.

Mantan Ajudan JK Ini Tetap Nurut saat Diminta Tolong Jusuf Kalla, Padahal Sudah Jenderal Bintang 3

Halaman
1234
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved