Berita Nasional

Soal Darah Tak Ada saat Wiranto Ditusuk, Hermawan: Mahasiswa Saya Ditusuk saat Demo Bisa Lari ke RS

Soal Darah Tak Ada saat Wiranto Ditusuk, Hermawan: Mahasiswa Saya Ditusuk saat Demo Bisa Lari ke RS

Soal Darah Tak Ada saat Wiranto Ditusuk, Hermawan: Mahasiswa Saya Ditusuk saat Demo Bisa Lari ke RS
YouTube Indonesia Lawyers Club
Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Kapuskambas UBJ) Hermawan Sulistyo berkomentar terkait penusukan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto. 

Soal Darah Tak Ada saat Wiranto Ditusuk, Hermawan: Mahasiswa Saya Ditusuk saat Demo Bisa Lari ke RS

TRIBUNJAMBI.COM - Heboh penusukan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto yang tidak berdarah menjadi perbincangan di media sosial.

Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Kapuskambas UBJ), Hermawan Sulistyo mengungkap penyebab perut yang tak berdarah saat ditusuk.

Hermawan menceritakan dua mahasiswanya yang pernah mengalami penusukan saat ikut demo dan masih bisa pergi ke rumah sakit untuk ditangani dokter.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut diungkapkan Hermawan dalam tayangan unggahan kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Rabu (16/10/2019).

Riwayat Perseteruan Kivlan Zen dan Wiranto, Kini Keduanya di RSPAD Gatot Soebroto

43 Persen Warganet Tidak Percaya Wiranto Ditusuk, Analis Media Rustika Beberkan Alasannya di ILC

Awalnya, Hermawan menjelaskan soal senjata yang digunakan tersangka untuk menusuk perut Wiranto.

Tersangka menggunakan senjata kunai yang digunakan ninja di Jepang ratusan tahun lalu.

Sehingga senjata itu sulit didapatkan dan wujudnya pun langka.

"Kalau dia menggunakan kunai seperti itu, dapatnya dari mana? Karena senjata ini tidak umum, di Indonesia tidak ada," kata Hermawan.

Kunai memiliki mata pisau dua sisi, sehingga berbeda dengan senjata yang umum digunakan di Indonesia.

"Dia double blade, ujungnya begini, sehingga mau ke kanan, mau ke kiri sama saja," tuturnya.

"Ini tampak dari waktu pelaku menyerang Pak Wiranto, menusuk lalu diputar di lubang pegangannya itu, disobek lagi."

Wajib Tahu Sebelum Bercinta, 5 Area Terlarang Ini Dilarang Untuk Disentuh saat Hubungan Intim

Deretan Foto Jenazah Sulli f(x) yang Dibawa Petugas dari Rumah ke Ambulans Menuju RS Untuk Diotopsi

Dampak dari senjata serta cara menusuk Wiranto, organ usus pun sobek hingga akhirnya harus dipotong sepanjang 40 cm.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved