Berita Nasional

Karni Ilyas Sayangkan Pihak RSPAD Tak Datang Soal Pembahasan Penusukan Wiranto di ILC TV One

Karni Ilyas Sayangkan Pihak RSPAD Tak Datang Soal Pembahasan Penusukan Wiranto di ILC TV One

Karni Ilyas Sayangkan Pihak RSPAD Tak Datang Soal Pembahasan Penusukan Wiranto di ILC TV One
Capture Live TV One
Karni Ilyas Singgung Manuver Politik Jokowi & Prabowo hingga Perang Hasil Survei 'Sama-sama Meyakinkan' 

Karni Ilyas Sayangkan Pihak RSPAD Tak Datang Soal Pembahasan Penusukan Wiranto di ILC TV One

TRIBUNJAMBI.COM - Mengankat tema permasalah kasus penusukan Meko Polhukam Wiranto.

Presiden Indonesia Lawyers Club (ILC) Karni Ilyas menyoroti beragam isu yang berkembang di masyarakat terkait insiden penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto.

Dilansir TribunWow.com dari tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne, Selasa (15/10/2019), satu di antaranya adalah soal isu bahwa penusukan Wiranto hanyalah settingan.

Karni Ilyas yang mau mengonfirmasi soal hal itu lantas menyinggung pihak RSPAD Gatot Soebroto yang tidak mau hadir di ILC untuk menjelaskan mengenai penusukan Wiranto.

Soal Darah Tak Ada saat Wiranto Ditusuk, Hermawan: Mahasiswa Saya Ditusuk saat Demo Bisa Lari ke RS

Riwayat Perseteruan Kivlan Zen dan Wiranto, Kini Keduanya di RSPAD Gatot Soebroto

43 Persen Warganet Tidak Percaya Wiranto Ditusuk, Analis Media Rustika Beberkan Alasannya di ILC

 

Jarak Pandang Hanya 500 Meter, Wings Air Batal Terbang ke Muara Bungo

Soal Darah Tak Ada saat Wiranto Ditusuk, Hermawan: Mahasiswa Saya Ditusuk saat Demo Bisa Lari ke RS

Berbahaya, ISPU di Tebo Capai 810, Sore Hari Kabut Asap Makin Parah

Wajib Tahu Sebelum Bercinta, 5 Area Terlarang Ini Dilarang Untuk Disentuh saat Hubungan Intim

Awalnya, Karni Ilyas menanyakan kepada Analis Media Rustika Herlambang terkait kepercayaan publik mengenai penusukan Wiranto.

"43 persen netizen itu tidak percaya bahwa Pak Wiranto tertusuk," ujar pembawa acara Karni Ilyas meminta pendapat Rustika.

Rustika kemudian membeberkan alasan terjadinya polarisasi di dalam masyarakat.

"Jadi ada satu ruang kosong sebenarnya di masyarakat, 'Sebenarnya apa sih yang membuat Pak Wiranto itu tertusuk?'," jawab Rustika mengawali pengamatannya.

"'Masalahnya apa? Apakah betul tertusuk atau tidak?'."

"Nah kenapa sampai terjadi dalam 3 hari kemarin itu ada lebih dari 90 ribu percakapan dari 26 ribu akun, yang mereka mempertanyakan dan sekaligus meyakinkan bahwa apa yang terjadi pada Pak Wiranto adalah sebuah fakta."

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved