Rabu, 29 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Jarak Pandang Hanya 500 Meter, Wings Air Batal Terbang ke Muara Bungo

Penerbangan maskapai Wings Air rute Jambi-Muara Bungo-Kerinci kembali dibatalkan akibat jarak pandang tertutup kabut asap.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Mareza
Pesawat Wings Air mendarat di Bandara Muara Bungo beberapa waktu lalu. 

Jarak Pandang Hanya 500 Meter, Wings Air Batal Terbang ke Muara Bungo

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Akibat kabut asap yang kembali menebal, sejumlah penerbangan di Bandar Udara Muara Bungo kembali terganggu, Rabu (16/10/2019). Penerbangan maskapai Wings Air rute Jambi-Muara Bungo-Kerinci kembali dibatalkan.

Kepala Bandar Udara Muara Bungo, Sigit Budiarto mengatakan, pembatalan itu dikarenakan jarak pandang yang tidak memungkinkan.

"Berdasarkan pantauan, jarak pandang di Bandara Muara Bungo hanya sekitar 500 meter saja," kata Sigit.

Selain penerbangan Wings Air, penerbangan Nam Air rute Jakarta-Muara Bungo dan Muara Bungo-Jakarta juga masih ditunda. Penundaan tersebut terpaksa dilakukan karena jarak pandang masih belum memungkinkan untuk pengoperasian pesawat di Bandar Udara Muara Bungo.

"Nam Air masih delay, menunggu cuaca membaik," katanya.

Berbahaya, ISPU di Tebo Capai 810, Sore Hari Kabut Asap Makin Parah

Puluhan Ribuan Warga Kota Jambi Terserang ISPA Akibat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Lomba Permainan Tradisional Tingkat Nasional, Siswa Muarojambi Sabet Medali Perak dan Perunggu

Sebelumnya, Selasa (15/10/2019), dua penerbangan dibatalkan dan satu penerbangan ditunda. Penerbangan yang dibatalkan adalah maskapai Wings Air rute Jambi-Muara Bungo-Kerinci dan maskapai Citilink rute Palembang-Muara Bungo. Sedangkan penerbangan yang ditunda adalah maskapai Nam Air rute Jakarta-Muara Bungo.

Gangguan penerbangan itu juga disebabkan jarak pandang tidak memenuhi standar. Berdasarkan keterangan pihak bandara kemarin, jarak pandang hanya sekitar 2 km. Padahal, untuk mendarat dan lepas landas, dibutuhkan jarak pandang minimal 5 km.

"Kendalanya ada di visibility (jarak pandang). Tadi pagi, sekitar 2 km. Siang sempat memburuk sekitar 1,8 km. Padahal yang dibutuhkan untuk mendarat dan lepas landas, sekitar 5 km," jelasnya.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved