Di ILC, Haikal Hassan Jelaskan Hukum Buzzer Bayaran dalam Islam 'Haram', Sindir Karni Ilyas

Buzzer istana diidentikkan dengan pihak dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedangkan buzzer Kertanegara yang identik dengan Mantan Calon Presiden

Di ILC, Haikal Hassan Jelaskan Hukum Buzzer Bayaran dalam Islam 'Haram', Sindir Karni Ilyas
Youtube
Haikal Hassan dan Karni Ilyas di ILC 

Di ILC, Haikal Hassan Jelaskan Hukum Buzzer Bayaran dalam Islam 'Haram', Sindir Karni Ilyas

TRIBUNJAMBI.COM - Ketua II Persaudaraan Alumni, Haikal Hassan mengungkapkan hukum buzzer bayaran bagi masyarakat khususnya yang beragama Islam.

Sedangkan, buzzer merupakan bahasa Inggris yang berarti lonceng, bel atau alarm jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

Secara harfiah, buzzer adalah alat yang digunakan untuk mengumumkan sesuatu untuk mengumpulkan seseorang secara masif dengan berbagai motif, mulai dari motif bisnis hingga politik.

Hukum dalam Islam menjadi buzzer bayaran diungkapkan oleh Haikal Hassan saat menjadi bintang tamu acara Indonesia Lawyers Club pada Selasa (7/10/2019).

Ilustrasi buzzer
Ilustrasi buzzer ((SHUTTERSTOCK))

Mulanya, Haikal menyinggung kabar adanya buzzer istana dengan buzzer Kertanegara.

Buzzer istana diidentikkan dengan pihak dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedangkan buzzer Kertanegara yang identik dengan Mantan Calon Presiden, Prabowo Subianto.

Persaingan antara Jokowi dan Prabowo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kemarin diketahui berlangsung panas, baik di dunia nyata maupun di media sosial.

Haikal Hassan menjelaskan bahwa hukum buzzer bayaran dalam Islam adalah haram.

Baca: Mengapa Foto Tamara Bleszynski Foto Pakai Baju Renang Ini Dihujat? Hanya Sebagian Tertutup Hitam

Baca: Daftar Negara Bebas Visa untuk Paspor Indonesia, Bebas Lakukan Kunjungan!

"Kita denger ada buzzer istana ada buzzer Kertanegara."

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved