Breaking News:

Ditarik BPOM, Sebenarnya Ranitidi Obat Apa? Apa Fungsinya? Dan Apa Obat untuk Menggantinya?

"Fungsi utama ranitidin ialah untuk mengurangi produksi asam lambung. Obat yang mengandung ranitidin biasanya digunakan untuk mengobati sakit maag,

Instagram @sama3t.hakeem
Ilustrasi Ranitidin 

Mengenai efek samping dari ranitidin, diakui Aldi bahwa kandungan ranitidin memiliki efek samping yang sangat minimal, bahkan tidak teramati.

Sebagian kecil dari pasien, kata Aldi, mendapatkan efek samping seperti yang umum terjadi pada obat-obatan lainnya, yakni merasa agak mual, pusing atau sedikit mengantuk.

"Orang yang mengalami efek samping tergantung individunya. Ada yang sensitif dengan efek samping, ada yang tidak. Contoh sedehana, kalau minum obat pilek, ada pasien yang berdebar debar, ada yang tidak, ada yang mengantuk berat ada yg tidak," ucapnya.

Dalam mengonsumsi Ranitidin, tidak jarang pasien juga mengkonsumsi obat lain secara bersamaan meski tidak dalam satu kapsul yang sama.

Penggunaan ranitidin yang digunakan bersamaan dengan obat lainnya ini biasanya telah disesuaikan oleh dokter dengan penyakit yang diderita pasien, selain maag.

"Obat yang diminum bersamaan dengan ranitidin oleh pasien itu tergatung penyakitnya. Misalnya orang demam yang kebetulan ada sakit maag, atau pada pengobatan yang berisiko menimbulkan perih di lambung, maka dokter sering menambahkan ranitidin," kata dia.

Ada beberapa merek dagang yang memiliki kandungan ranitidin, misalnya Zantac, Rantin dan Hufadin.

"Itu beberapa yang saya ingat. Nama dagang berbeda-beda tergantung industrinya memberi nama dagang apa," tuturnya.

Ilustrasi Ranitidin
Ilustrasi Ranitidin (Instagram @medical.account)

Baca: Eksekusi 9 Bangunan di Lebak Bandung, PN Jambi Sebut Sudah Lakukan Teguran & Pemanggilan Tergugat

Baca: Eksekusi Bangunan, Ekskavator Ratakan 9 Bangunan Bermasalah di Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung

Yang ditarik BPOM dan Alternatifnya

Di antara banyak merek dagang, produk ranitidin yang diperintahkan penarikannya setelah terdeteksi mengandung NDMA pada jumlah di atas batas adalah Ranitidine Cairan Injeksi 25 mg/mL dengan pemegang izin edar PT Phapros Tbk.

Halaman
123
Editor: Suci Rahayu PK
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved