Api Kembali Menyala di Sarolangun, Banyak Lahan Warga Habis Terbakar

Api kembali membakar perkebunan masyarakat di Kecamatan Mandiangin, Sarolangun. Kali ini Dusun Sialang Batuah, Desa Guruh Baru hangus terbakar.

Api Kembali Menyala di Sarolangun, Banyak Lahan Warga Habis Terbakar
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Kebakaran di Dusun Sialang Batuah, Mandiangin, Sarolangun. 

Api Kembali Menyala di Sarolangun, Banyak Lahan Warga Habis Terbakar

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN- Api kembali membakar perkebunan masyarakat di Kecamatan Mandiangin, Sarolangun. Kali ini Dusun Sialang Batuah, Desa Guruh Baru hangus terbakar.

Api yang sangat cepat membesar membuat warga sekitar kualahan padamkan kobaran api. Di tengah panasnya api, ditambah lagi sangat minimnya peralatan pemadam. Warga terpaksa gunakan alat seadanya untuk memadamkan api seperti ranting pohon dan penyemprot pertanian (SOLO).

Hal ini menjadi pemadaman yang dilakukan masyarakat kalah cepat dengan kobaran api.

Rahmat warga sekitar mengatakan, luas kebun masyarakat yang terbakar sejak senin sore hingga malam hari belum diketahui.

“Senin sore mulai terbakar, sekitar jam 17.00 WIB. Selain lokasi jauh dari jangkauan, peralatan juga sangat minim, hanya dengan patahan kayu untuk padamkan api," jelas warga.

Baca: Reshuffle Pejabat Muaro Jambi, Bupati Masnah Tunggu Hasil Review Keuangan

Baca: Ini Kemeriahan Festival Kerinci 2019, Dinas Pariwisata Sampai Sebar 1.500 Undangan

Baca: Dibuntuti dari Bank, Kaca Mobil Petugas Lapas Muara Bulian Dipecah Pencuri, Incar Uang Rp 27 Juta

Untuk sementara asal api belum diketahui, namun banyak lahan masyarakat yang habis ludes tersebut berbatas langsung dengan lahan milik perusahaan perkebunan PT.AAS.

“Kami belum tahu sumber apinya dari mana, tapi lahan kami masyarakat Sialang Batuah, puluhan hektar habis terbakar tersebut, di batas antara PT.AAS,” ujar masyarakat.

“Kalau pihak perusahaan kami rasa tidak terlihat ikut membantu, hanya menjaga di antara lahan perusahaan yang berbatas dengan lahan milik warga yang terbakar. Dan pagi ini sudah ada tim dari manggala Agni ikut siaga,” Ujar masyarakat.

Hingga hari ini Selasa (08/10) api masih terlihat dan masyarakat siaga di lokasi guna menjaga kobaran api kembali mengganas. (Cwa)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved