Dibuntuti dari Bank, Kaca Mobil Petugas Lapas Muara Bulian Dipecah Pencuri, Incar Uang Rp 27 Juta

Bintang, petugas Lapas Anak Muara Bulian, Selasa (8/10) siang mendatangi Mapolres Batanghari.

Dibuntuti dari Bank, Kaca Mobil Petugas Lapas Muara Bulian Dipecah Pencuri, Incar Uang Rp 27 Juta
Tribunjambi/Rian Aidilfi
Mobil Petugas Lapas Anak Muara Bulian Jadi Korban Pecah Kaca. 

Mobil Petugas Lapas Anak Muara Bulian Pecah, Pencuri Incar Uang Rp 27 Juta Malah Salah Ambil Tas Cewek

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Bintang, petugas Lapas Anak Muara Bulian, Selasa (8/10) siang mendatangi Mapolres Batanghari.

Ia bersama temannya, Lenni dan Marisa datang ke Mapolres untuk melaporkan peristiwa pencurian dengan pemberatan (Curat) bermodus pecah kaca.

Kepada wartawan, Bintang mengatakan dari peristiwa itu, sebuah tas berisi perlengkapan pribadi lenyap dibawa pencuri.

"Tas itu juga berisi uang Rp 1,2 juta," ujarnya.

Sebelumnya, Bintang menjelaskan, saat itu sekira pukul 10.30 WIB, dirinya bersama Lenni baru keluar dari bank mengambil uang senilai Rp 27 juta.

Baca: Tes CPNS di Jambi Mundur Tahun Depan, Begini Akhir Anggaran Rp 350 Juta yang Dibahas DPRD

Baca: Detik-detik Arena Judi Digrebek Polisi, 130 Orang Diamankan, 1 Tewas Lompat Dari Lantai 29

Baca: Prakiraan Cuaca Rabu (9/10) di 33 Kota Besar Indonesia, Cek Wilayah yang Hujan Lebat

Dari bank, menggunakan mobil Suzuki Ertiga putih nomor polisi BH 1906 AY menuju Kelurahan Rengas Condong, Kecamatan Muara Bulian tak jauh dari Lapangan Garuda untuk membeli makanan di sebuah toko.

"Saat lagi kami memilih makanan di toko itulah kejadiannya. Kami taunya kaca mobil sudah pecah," katanya.

Penuturan warga yang menyaksikan dari kejauhan, pelakunya berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor jenis Suzuki Satria FU.

"Setelah kaca dipecahkan, mereka langsung tancap gas bawa tas warna hijau punya Marisa yang kebetulan terletak di kursi penumpang belakang sebelah kiri," sebutnya.

Menurutnya, ia sudah diikuti oleh kedua pelaku sejak dari bank. Hanya saja, nasib baik masih berpihak kepadanya.

"Uang Rp 27 juta itu punya kantor. Diletakkan di bawah kursi penumpang depan. Si pelaku ini salah ambil tas," jelasnya.

Hal senada turut dibenarkan oleh Lenni bahwa ia dan Bintang awalnya pergi ke Bank untuk mencairkan uang kantor.

Pantauan di Mapolres Batanghari, kondisi mobil korban mengalami pecah kaca di bagian belakang sebelah kiri. Pecahan kaca tersebut pun masih berada di dalam mobil. Sementara, korban bersama rekannya masih membuat laporan polisi. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved