Jadi Ketua DPRD Sarolangun Tantowi Larang Anggota Dewan Main Proyek

Puluhan anggota DPRD Sarolangun telah dilantik beberapa waktu lalu. Tantowi Jauhari diangkat sebagai ketua dewan.

Jadi Ketua DPRD Sarolangun Tantowi Larang Anggota Dewan Main Proyek
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
DPRD Sarolangun Resmi Miliki Ketua Defenitif Periode 2019-2024, Tantowi Dilantik Jadi Ketua DPRD 

Jadi Ketua DPRD Sarolangun Tantowi Larang Anggota Dewan Main Proyek

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Puluhan anggota DPRD Sarolangun telah dilantik beberapa waktu lalu. Tantowi Jauhari diangkat sebagai ketua dewan.

Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun Tontawi Jauhari, baru saja dilantik bersama dua pimpinan DPRD Sarolangun sebagai wakil Ketua I dan Wakil Ketua II masa jabatan 2019-2024 mendatang, Senin (30/09) kemarin.

Usai dilantik, segudang tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat sudah ada di pundak mereka masing-masing.

Membahas di antaranya alat kelengkapan dewan, pembahasan KUA PPAS. Kemudian pembahasan tiga Ranperda (Ranperda PDAM, P2DK dan Penyertaan modal Bank Jambi) yang harus segera direvisi serta penyelesaian R-APBD Kabupaten Sarolangun dan lain-lain.

Baca: 140 Masyarakat Kota Jambi Dilatih Jadi Pengusaha, Ini yang Diajarkan

Baca: Harga Kopi Jambi Naik, Duta Besar Brussel Bakal Buktikan Nikmatnya Kopi Kerinci

"Alat kelengkapan dewan sesegera mungkin akan kita bentuk, ada lagi agenda KUA PPAS sekarang sudah masuk dari pak bupati, kemudian kita selesaikan tiga Ranperda yakni Ranperda PDAM, P2DK dan penyertaan modal Bank Jambi yang harus kita revisi lagi. Seterusnya kita akan menyelesaikan R-APBD, tanggal 30 November harus selesai, ini target awal kita yang akan kita selesaikan saat ini," kata Tontawi.

Kesemuanya itu tentu dilakukan pembahasan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Sarolangun yang berlangsung seperti sebelumnya. Namun seringkali rapat paripurna molor bahkan ditunda.

Tontawi berkomitmen dan berjanji bersama para anggota DPRD Sarolangun yang jumlahnya 35 orang tersebut kedepan akan meningkatkan kedisiplinan.

"Kedepan insyaallah kita akan selalu tepat waktu, kita undangan jam 09.00 WIB, on time dan insyaallah jam 09.30 WIB kita sudah mulai," katanya.

Selain itu, kata politisi partai Golkar ini bahwa anggota DPRD tidak boleh bermain proyek yang bisa dilakukan pemantauan. Sebab dirinya berkomitmen ke depan diharapkan para anggota DPRD tidak melakukan penyalahgunaan kewenangan.

"Anggota DPRD tidak boleh main proyek, silahkan nanti dicek apakah anggota dewan yang baru ini main proyek, insyaallah kami tidak akan menyalahgunakan kewenangan kami sebagai anggota DPRD," katanya.

"Yang jelas DPRD harus berintegritas, kemudian produk DPRD ini terjamin di mata hukum, dan kerja samanya kita tingkatkan lagi, kalau selama ini sudah baik, maka kita tingkatkan lagi," kata.(Cwa)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved