Berita Batanghari

Status di Batanghari Masih Siaga Karhutla, Dana Penanganan Karhutla dari BNPB Belum Juga Cair

Status di Batanghari Masih Siaga Karhutla, Dana Penanganan Karhutla dari BNPB Belum Juga Cair

Status di Batanghari Masih Siaga Karhutla, Dana Penanganan Karhutla dari BNPB Belum Juga Cair
Tribunjambi/Rian Aidilfi
Lahan terbakar di Batanghari. Status di Batanghari Masih Siaga Karhutla, Dana Penanganan Karhutla dari BNPB Belum Juga Cair 

Status di Batanghari Masih Siaga Karhutla, Dana Penanganan Karhutla dari BNPB Belum Juga Cair

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Hingga kini, dana tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum juga cair.

Sebelumnya, pemerintah pusat dalam hal ini BNPB menyatakan akan memberikan dana penanganan karhutla bagi kepala daerah yang telah menetapkan status siaga karhutla.

Bupati Batanghari, sudah sejak 1 Juli 2019 menetapkan status ini. Lalu pada 1 Agustus 2019 statusnya ditingkatkan menjadi tanggap darurat.

Baca: Jadi Langganan Banjir, BNPB Pasang Alat Pendeteksi Banjir di Pulau Pandan Sarolangun

Baca: Penerimaan CPNS, Segini Formasi yang diajukan Pemkot Sungai Penuh, 70 Persen Penerimaan P3K

Baca: 81 Anak di Kabupaten Batanghari, Tercatat Mengidap Pneumonia, Menurun dari Tahun Sebelumnya

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batanghari, Nazhar mengatakan, dirinya mengatakan bahwa hingga kini dana tersebut belum juga cair. Ia tak mengetahui apa kendalanya.

"Kami tidak tahu apa masalahnya. Padahal sudah mengajukan proposal," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (30/9/2019).

Nazhar bersyukur penanganan karhutla di Kabupaten Batanghari menggunakan dana bersumber dari APBD sebesar Rp 1,1 miliar. 

Baca: PRIA Ini Habisi Istri Tetangga Seusai Bercinta di Kamar Mandi, Tersinggung Disebut Tak Melawan

Baca: DPRD Bungo Setujui Ranperda Perubahan APBD 2019, Pembangunan Jalan Belum Merata Jadi Catatan Dewan

Baca: Alat Kelamin Bocah di Lampung Terpotong Saat Sunat, Diduga Malpraktik, Orang Tua Lapor Polisi!

Dana tersebut dibagi untuk empat item. Dua di antaranya yaitu uang lelah Rp 100 ribu perharinya untuk para anggota Satgas Karhutla di Kabupaten Batanghari yang terdiri dari BPBD, Damkar, ASN terkait, TNI-Polri dan jaksa. Lalu penambahan peralatan pemadaman api.

"Dana ini sudah cair sejak 1 Agustus 2019 lalu. Dan, semua anggota Satgas Karhutla dapat uang lelah selama bertugas," ujarnya.

Saat ini, kata Nazhar, dana yang telah cair dari APBD tersebut tidak diberikan sekaligus untuk Satgas Karhutla.

"Dana yang cair itu kita berikan untuk 1 bulan dulu, nanti bulan berikutnya kita berikan lagi kepada mereka," ujarnya lagi.

Nazhar menambahkan, meski saat ini titik api terpantau nol alias tidak ada peristiwa kebakaran lahan dan hutan pasca hujan beberapa hari terakhir, namun Kabupaten Batanghari masih dalam status tanggap darurat karhutla hingga akhir Oktober.

"Selama SK tanggap darurat hingga 30 Oktober 2019, karena saat ini masih kemarau," jelasnya.

Status di Batanghari Masih Siaga Karhutla, Dana Penanganan Karhutla dari BNPB Belum Juga Cair  (Rian Aidilfi/Tribunjambi.com)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved