Berita Batanghari

81 Anak di Kabupaten Batanghari, Tercatat Mengidap Pneumonia, Menurun dari Tahun Sebelumnya

81 Anak di Kabupaten Batanghari, Tercatat Mengidap Pneumonia, Menurun dari Tahun Sebelumnya

81 Anak di Kabupaten Batanghari, Tercatat Mengidap Pneumonia, Menurun dari Tahun Sebelumnya
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Kepala Dinas Kesehatan Batanghari Dr. Elvie Yenni. 81 Anak di Kabupaten Batanghari, Tercatat Mengidap Pneumonia, Menurun dari Tahun Sebelumnya 

81 Anak di Kabupaten Batanghari, Tercatat Mengidap Pneumonia, Menurun dari Tahun Sebelumnya

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batanghari, mencatat ada puluhan anak mengidap Pneumonia. Puluhan anak yang mengidap penyakit ini dalam kurun waktu Januari hingga Agustus 2019.

"Berdasarkan data bulanan selama Agustus 2019 ada sebanyak 81 anak tercatat terkena pneumonia,” ujar Kepala Dinkes Batanghari, dr Elfie Yennie, Mars saat dikonfirmasi, Minggu (29/9/2019).

Ia mengatakan, jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu, jumlah kasus ini mengalami penurunan signifikan.

Sebab, pada Agustus 2018 lalu terdapat 100 kasus pneumonia di Batanghari. Sementara sejak Januari hingga Agustus tahun ini hanya 81 kasus.

Baca: Puluhan Desa di Sarolangun Jadi Sasaran Program PAMSIMAS Tahun 2020 Mendatang

Baca: Unjuk Rasa di DPRD Batanghari, Mahasiswa Buat Berita Acara dengan Anggota DPRD

Baca: Aktivitas Perusahaan Distop Sementara, Rembuk Tapal Batas Desa Batang Kibul Hasilkan 5 Kesepakatan

"Alhamdulillah menurun, artinya angka tersebut berhasil ditekan," katanya.

Ia menerangkan, pneumonia merupakan bagian dari penyakit ISPA terutama yang memengaruhi paru-paru.

"Pneumonia adalah penyakit infeksi yang menyerang paru, sehingga menyebabkan kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak. Kondisi kesehatam ini sering kali disebut dengan paru- paru basah, sebab paru bisa saja dipenuhi dengan air atau cairan lendir," jelas dr. Elfie.

Baca: Ternyata Ada yang Ingin Aksi Mujahid 212 Rusuh, Sebelum Beraksi 6 pelaku Keburu Dibekuk Polisi

Baca: IMBAS Kerusuhan Wamena Papua, Politisi Gerindra Minta Presiden Jokowi Mundur Atau

Baca: HEBOH Sedang Hubungan Intim Dengan Pacar Saat Pesta, Mama Muda Tewas, Ternyata Ini Penyebabnya!

Kasus pneumonia di Batanghari jumlahnya dinilai tidak tinggi dan masih di bawah target penemuan kasus oleh WHO.

Dia menerangkan, pada periode Januari hingga Agustus tercatat ada sebanyak 81 anak yang terkena pneumonia. Dengan rincian Januari 16 kasus, Februari 10 kasus, Maret 3 kasus, April 11 kasus, Mei 11 kasus, Juni 6, Juli 12 kasus dan Agustus 12 kasus.

Menurutnya masyarakat idealnya harus mengetahui gejala awal pneumonia. Misalnya ketika anak mengalami batuk dan flu yang disertai demam maka disarankan untuk melakukan deteksi dini dengan cara hitung nafas.

Untuk mencegah penyebaran Pneumonia atau ISPA, ia mengatakan, salah satunya dengan menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Misalnya menjaga kesehatan dengan makan yang bergizi, cuci tangan dengan sabun dan tidak merokok," pungkasnya.

81 Anak di Kabupaten Batanghari, Tercatat Mengidap Pneumonia, Menurun dari Tahun Sebelumnya (Rian Aidilfi/Tribunjambi.com)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved