Berita Merangin

Aktivitas Perusahaan Distop Sementara, Rembuk Tapal Batas Desa Batang Kibul Hasilkan 5 Kesepakatan

Aktivitas Perusahaan Distop Sementara, Rembuk Tapal Batas Desa Batang Kibul Hasilkan 5 Kesepakatan

Aktivitas Perusahaan Distop Sementara, Rembuk Tapal Batas Desa Batang Kibul Hasilkan 5 Kesepakatan
Tribunjambi/Muzakkir
Aksi Demo Ratusan Warga Batang Kibul Ancam Nginap di Kantor Bupati Merangin beberapa waktu lalu. Aktivitas Perusahaan Distop Sementara, Rembuk Tapal Batas Desa Batang Kibul Hasilkan 5 Kesepakatan 

Aktivitas Perusahaan Distop Sementara, Rembuk Tapal Batas Desa Batang Kibul Hasilkan 5 Kesepakatan

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Permintaan warga Desa Batang Kibul, Kecamatan Tabir Barat, agar Bupati Merangin Al Haris turun ke desa mereka, terkabulkan.

Warga menyambut baik kedatangan orang nomor satu di Merangin itu untuk menyelesaikan permasalah tapal batas desa mereka dengan desa tetangga.

Persoalan Desa Batang Kibul dengan desa tetangga seperti Desa Telentam, Desa Sungai Tabir dan Desa Ngaol Ilir, sudah lama terjadi.

Baca: Video Call dengan Pendemo, Bupati Al Haris Janji akan Datang ke Batang Kibul, Merangin

Baca: Ternyata Ada yang Ingin Aksi Mujahid 212 Rusuh, Sebelum Beraksi 6 pelaku Keburu Dibekuk Polisi

Baca: SOSOK Ahmad Sukendro, Jenderal TNI Lolos Penculikan G30S/PKI, Tapi Karirnya Meredup di Era Soeharto

Permasalahannya adalah tapal batas desa, dimana hutan desa Batang Kibul digarap oleh perusahaan untuk diambil kayunya.

Namun pihak desa hanya jadi penonton, mereka tidak dapat royalti dari perusahaan. Sementara desa tetangga yang mendapatkan royalti dari perusahaan.

Pada pertemuan yang berlangsung di pelataran rumah Kades Batang Kibul itu, dihasilkan lima kesepakatan, penyelesaian tapal batas Desa Batang Kibul dengan tiga desa lainnya, Desa Telentam, Desa Sungai Tabir dan Desa Ngaol Ilir.

Baca: VIDEO: Aksi Demo Ratusan Warga Batang Kibul Ancam Nginap di Kantor Bupati Merangin

Baca: Jelang Tinggalkan Kursi DPR, Karakter Asli Polisi Kontroversial Fahri Hamzah Mulai Keluar

Baca: IMBAS Kerusuhan Wamena Papua, Politisi Gerindra Minta Presiden Jokowi Mundur Atau

Kelima kesepakatan yang dituangkan dalam berita acara dua lembar kertas putih itu berisikan, pertama permasalahan tapal batas Desa Batang Kibul dengan tiga desa lainnya menggunakan batas adat. (Golek ayi dulang batu pematang nan idak putus).

Kedua, Tim Kabupaten Merangin bersama tim Kecamatan Tabir Barat dan desa akan melakukan pelacakan titik batas yang diminta sesuai versi Desa Batang Kibul, pada Rabu (2/9/2019) titik tumpul di SP 1 Desa Batang Kibul.

Ketiga, untuk pelacakan batas Desa Telentam, batas Desa Sungai Tabir dan Desa Ngaol Ilir, jadwalnya akan ditentukan oleh Tim Kabupaten untuk disampaikan kepada Camat Tabir Barat dan Camat meneruskan ke desa tersebut.

Halaman
12
Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved