Pemkab Tanjab Timur Targetkan Tiga Bulan Pembangunan Pasar Semi Modern Rampung

Pengerjaan Pasar Muara Sabak Timur ditargetkan rampung dalam kurun waktu tiga bulan.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Abdullah Usman
Pemerintah Tanjabtim tahun ini akan segera memiliki pasar rakyat semi modern baru di Kecamatan Sabak Timur, Selasa (24/9). 

Pemkab Tanjab Timur Targetkan Tiga Bulan Pembangunan Pasar Semi Modern Rampung

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pengerjaan Pasar Muara Sabak Timur ditargetkan rampung dalam kurun waktu tiga bulan, Disperindag optimis rampung setelah semua proses dan tahapan selesai. 

Untuk diketahui, dalam proses pembangunan pasar semi modern di Kelurahan Muara Sabak Ulu, Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjabtim tersebut, baik sket, model dan lainnya langsung didesain oleh pemerintah pusat dan pemda hanya menjalankan. 

"Ia, setelah semua proses dan tahapan selesai dalam minggu ini, kita akan langsung progres pengerjaan. Dimana untuk sket dan lainnya sudah ditentukan oleh pusat," ujar Kabid Pasar Disperindag Tanjabtim Hardiansyah, Selasa (24/9).

Baca: Pasar Semi Modern Tanjab Timur Mulai Dibangun Tahun Ini, Segini Anggarannya

Baca: Pria ini Kabur Setelah Cabuli Anak Tirinya hingga Hamil, Berhasil Diamankan Setelah 2 Bulan Sembunyi

Baca: 13 Ribu Lebih Warga Muarojambi Terserang ISPA Akibat Karhutla

Baca: Aksi Mahasiswa Jambi Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Kaca Kantor DPRD Pecah

Baca: VIDEO Aksi Mahasiswa di Gedung DPRD Provinsi Jambi Ricuh, Asap Mengepul

"Sesuai targetnya bulan 12 nanti pembangunan tahap awal (pengerjaan berat) sudah rampung, baru dilanjutkan dengan finishing 60 hari kerja," jelasnya.

Sebelumnya beberapa rangkaian dan langkah sudah dilakukan pemda, diantaranya sudah dilakukan sondir sesuai perencanaan dari pusat langsung.

"Saat ini prosesnya sudah sondir (uji kelayakan tanah) untuk pasak bumi. Dimana sondir itu sendiri hal wajib dilakukan sebelum proyek berjalan terutama untuk kawasan rawa," jelasnya.

Lanjutnya, setelah pengerjaan rampung baru dilanjutkan dengan proses hibah, kebanyakan proses hibah ini memakan waktu cukup lama.

Untuk beroperasi sendiri diperkirakan kemungkinan pertengahan tahun depan baru dioperasikan. Tentunya setelah persyaratan lain telah dilengkapi oleh pemda seperti diantaranya kelistrikan, jaringan air, dan jalan lingkungan yang memang  kewajiban pemda.

"Saat ini tim lapangan tengah melakukan pematangan lahan di lokasi untuk penimbunan beberapa titik. Dengan total luas lokasi lahan mencapai 1,9 hektar," pungkasnya. (usn)

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved