Sungai Tembesi Mengering, Dirut PDAM Sarolangun Minta Warga Hemat Air

Kemarau panjang yang berjalan hingga kurang lebih tiga bulan ini menyebabkan pasokan air bersih di Sarolangun menurun.

Sungai Tembesi Mengering, Dirut PDAM Sarolangun Minta Warga Hemat Air
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Kondisi Sungai Tembesi di Sarolangun yang menjadi sumber PDAM mulai mengering akibat musim kemarau panjang. 

Sungai Tembesi Mengering, Dirut PDAM Sarolangun Minta Warga Hemat Air

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Kemarau panjang yang berjalan hingga kurang lebih tiga bulan ini menyebabkan pasokan air bersih di Sarolangun menurun.

Musim kemarau dan kekeringan mulai dirasakan masyarakat Sarolangun. Berbagai sumber air seperti sumur dan sungai sudah mulai mengering.

Musim kemarau juga berdampak pada pasokan air di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang mulai terbatas.

Hal tersebut akibat air di Sungai Muara Tembesi yang merupakan sumber air PDAM mulai mengering.

Untuk pasokan air PDAM yang bersumber dari sungai tersebut semakin hari semakin menipis, sementara kebutuhan masyarakat menggunakan air terus tanpa terhenti.

Baca: Kurir Sabu Kelas Kakap dari Pekanbaru Ditangkap, Jalan Sarolangun Sampai Dibuat Macet

Baca: Pemkab Kerinci Optimis Gelar Tour de Singkarak 2019, Ami Taher Sempat Was-was

Baca: Prediksi Harga Emas akan Terus Merangkak hingga akhir 2019, Ini Cara Beli Emas secara Praktis

Baca: Nasib Si TNI Gadungan Ketika Diciduk Buser, 3 Wanita Cantik Jadi Korban, 1 Merupakan Mahasiswi

Baca: Kabut Asap Kian Tebal di Muarojambi, Pengendara Mulai Nyalakan Lampu Kendaraan

Direktur PDAM Sarolangun Sargawi menjelaskan bahwa pihaknya mengakui jika kondisi sumber air sungai kini sudah mengalami kekeringan.

Meski begitu pihaknya berusaha agar sumber air bersih tetap tersalurkan ke pelanggan.

Dalam kondisi krisis air bersih Sargawi berpesan agar pelanggan dapat menggunakan dan memanfaatkan air bersih secukupnya secara tidak berlebihan.

"Mengingat sumber air Sungai Tembesi mulai mengering," katanya.

Untuk kebutuhan air bersih milik PDAM diakui Sargawi sangat membantu kebutuhan masyarakat Sarolangun. Hanya saja pelanggan yang jauh dari PDAM harus bersabar karena distribusi air tidak lancar seperti biasanya karena banyak yang membutuhkan.

"Pelanggan PDAM diharapkan menghemat air dalam kebutuhan sehari-hari," ujarnya.

Selain itu juga, bahwa pihaknya terkendala sistem penyaluran dan pompa air. Hal ini karena sulitnya sumber air yang sangat minim.

Namun meskipun demikian, pihaknya akan terus mencari solusi agar proses pelayanan terhadap pelanggan tidak terkendala dan terus berjalan. (Cwa)
 

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved