(Bag 2) Perwira Menengah 'Nganggur' di Polri, Jokowi Beri Lampu Hijau untuk Pak Polisi?

Tanpa banyak disadari publik, sejumlah polisi secara perlahan mulai menduduki sejumlah posisi di kementerian dan lembaga negara.

(Bag 2) Perwira Menengah 'Nganggur' di Polri, Jokowi Beri Lampu Hijau untuk Pak Polisi?
TRIBUNJAMBI/HANIF BURHANI
Ilustrasi polisi 

(Bag 2) Perwira menengah 'Nganggur' di Polri, Jokowi Beri Lampu Hijau untuk Pak Polisi?

TRIBUNJAMBI.COM - Tanpa banyak disadari publik, sejumlah polisi secara perlahan mulai menduduki sejumlah posisi di kementerian dan lembaga negara.

Hal ini mengingatkan kita pada era Orde Baru dengan dwifungsi ABRI-nya.

Kali ini bukan ABRI, tapi "Dwifungsi" Polri. (Untuk memahami konteks tulisan ini, silakan baca artikel sebelumnya yang berjudul (Bag 1) Ketika Polisi Urusi KPK, Beras, Diplomasi hingga Imigrasi)

Lalu, bagaimana polisi bisa begitu berkuasa?

Baca: (Bag 1) Ketika Polisi Urusi KPK, Beras, Diplomasi hingga Imigrasi

Baca: Daftar 20 Nama Bayi Laki-laki dan Perempuan, Disarankan Ustaz Abdul Somad, Lengkap Artinya

Baca: Viral Video Panas Siswi SMA Prabumulih, Berawal dari Video Call, Guru Kelas Membenarkan

Sederhananya, kebutuhan akan keamanan dan ketertiban yang besar, mendorong dibesarkannya pula instansi Polri.

Sayangnya, besarnya pasukan tak dibarengi dengan posisi yang memadai.

Pada Maret 2018 lalu, terungkap ada 414 perwira menengah Polri yang nganggur.

Itu baru yang berpangkat komisaris besar.

Ilustrasi polisi
Ilustrasi polisi (Tribun Jambi/Muhammad Ferry Fadly)

"Ini memang problemanya dimulai dari tahun 1980-an," ujar Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian pada Maret 2018 lalu ketika ditanya soal banyaknya perwira menengah Polri yang menganggur.

Halaman
123
Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved