(Bag 2) Perwira Menengah 'Nganggur' di Polri, Jokowi Beri Lampu Hijau untuk Pak Polisi?

Tanpa banyak disadari publik, sejumlah polisi secara perlahan mulai menduduki sejumlah posisi di kementerian dan lembaga negara.

(Bag 2) Perwira Menengah 'Nganggur' di Polri, Jokowi Beri Lampu Hijau untuk Pak Polisi?
TRIBUNJAMBI/HANIF BURHANI
Ilustrasi polisi 

Tito mengatakan, jumlah perwira di angkatan 1982 hanya 46 orang. Dirasa kurang, Akpol memperbanyak rekrutmen hingga dari tahun ke tahun terus bertambah jumlahnya.

Baca: Begini Suasana Kala Mantan Istri Pertama dan Kedua Hadir Diacara 7 Bulanan Istri Ketiga Wishnutama

Baca: VIDEO Viral Mesum Pelajar SMA Berhubungan Badan dengan Pria Dewasa, Kenalan Lewat Facebook

Saat ini, jumlah penerimaan sekolah kepolisian mencapai mencapai 300 orang.

Sementara jumlah perwira yang tak kebagian jabatan juga terus bertambah.

Jatah untuk bintang tiga hanya sembilan orang, bintang dua sebanyak 60 orang, dan bintang satu sekitar 220 orang.

Penempatan polisi di instansi selain Polri dijadikan salah satu solusi atas persoalan banyaknya perwira nganggur.

Perwira Polri ditempatkan di sejumlah kementerian dan lembaga.

Semua kepala BNN tingkat daerah berpangkat Brigjen.

Dibandingkan dulu, jumlah antrean untuk "pecah bintang" sudah berkurang. "Jadi ada upaya mengerem, ada upaya memperbesar organisasi," kata Tito waktu itu.

Presiden RI, Jokowi atau Joko Widodo.
Presiden RI, Jokowi atau Joko Widodo. (KOMPAS.COM)

Karpet merah dari Jokowi Upaya

Tito menyalurkan jajarannya ke lembaga lain tentunya terwujud atas restu Presiden.

Halaman
123
Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved