Berita Jambi

Mediasi, Ini Hasil Rapat Forum Keluarga Besar Petani di DPRD Tebo,

Mediasi, Ini Hasil Rapat Forum Keluarga Besar Petani Tebo di DPRD Tebo

Mediasi, Ini Hasil Rapat Forum Keluarga Besar Petani di DPRD Tebo,
Tribunjambi/Mareza
Mediasi, Ini Hasil Rapat Forum Keluarga Besar Petani Tebo di DPRD Tebo 

Mediasi, Ini Hasil Rapat Forum Keluarga Besar Petani Tebo di DPRD Tebo

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Aksi massa di kawasan kompleks perkantoran Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tebo, Senin (16/9/2019), akhirnya menemui titik temu.

Perwakilan massa Forum Keluarga Besar Petani Tebo ikut mediasi di Ruang Banggar/Banmus DPRD Kabupaten Tebo.

Massa kemudian diterima perwakilan DPRD Kabupaten Tebo, Syamsu Rizal, Pemkab Tebo yang diwakili Asisten I, Amsiridin, Kapolres Tebo, AKBP Zainal Arrahman, Kehutanan Tebo, Joko Sutrisno, staf ahli Setda Tebo, Supardi, KPH, BPN, biro hukum, hingga Kesbangpol.

Baca: Tuntut Penyelesaian Konflik Wilayah Kelola Rakyat, Ratusan Petani di Tebo Unjuk Rasa

Baca: Udara di Tebo Mulai Tidak Sehat, DLH Imbau Warga Pakai Masker

Baca: WANITA Berikut ini Tak Kuat Menahan Godaan Main Serong: 8 Ciri-ciri Wanita Gampang Selingkuh

Dari hasil rapat tersebut, masyarakat mengharapkan masalah tumpang tindih lahan dalam area kawasan perusahaan dapat diselesaikan melalui tim gugus tugas reforma agraria.

Lebih lanjut, Tim Gugus Tugas Reforma Agraria sedang berproses, tinggal menunggu SK Bupati dalam waktu relatif singkat.

Selain itu, Surat Keputusan (SK) panitia verifikasi panitia Ranperda hukum adat dalam masa tugas berlaku satu bulan terhitung tanggal diterbitkan.

Baca: Sejumlah Daerah di Jambi Belum Miliki Alat Ukur ISPU Otomatis, Sekdaprov: Bisa Minta Bantu Provinsi

Baca: Yuli Setia Bakti Resmi Ketua DPRD Muarojambi, Wakil Ketua dari Demokrat dan PKB

Baca: Ekspor Manufaktur Bisa Tahan Defisit

Selanjutnya, Usulan pelepasan kawasan hutan agar segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait sesuai peraturan perundang-undangan berlaku.

Terakhir, masalah di Lubuk Mandarsah akan dikoordinasikan melalui BKSDA Provinsi Jambi.

Sebelumnya diwartakan, ratusan massa yang tergabung dalam Forum Keluarga Besar Petani Tebo menggelar aksi di kompleks perkantoran Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tebo, Senin (16/9/2019).

Aksi massa itu dilakukan lantaran kondisi penguasaan sumber daya alam (SDA) dan hutan yang dianggap timpang.

Koordinator aksi tersebut, Abdullah mengatakan, hal itu ditambah lagi dengan tidak adanya kepastian terhadap wilayah kelola rakyat. Imbasnya, hal itu menjadi titik awal munculnya konflik.

Mediasi, Ini Hasil Rapat Forum Keluarga Besar Petani Tebo di DPRD Tebo (Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved