Kerinci dan Sungai Penuh Diselimuti Kabut Asap, BPBD Sebut dari Tetangga

Hari ini, Senin (16/9), kabut asap di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh sangat tebal.

Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Heru
Kabupaten Kerinci diselimuti kabut asap. 

Kerinci dan Sungai Penuh Diselimuti Kabut Asap, BPBD Sebut dari Tetangga

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Hari ini, Senin (16/9), kabut asap di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh sangat tebal.

Pantauan Tribunjambi.com, kabut asap mulai terlihat sejak dari pagi hari. Memasuki siang, kabut asap masih terlihat tebal.

Kondisi ini berbeda dengan hari hari sebelumnya. Meski terlihat kabut asap, namun tidak setebal kabut asap yang terdapat pada hari ini.

"Hari ini kabut asapnya cukup tebal dari hari biasanya," ujar warga.

Disisi lain, meski kabut asap cukup tebal, namun aktivitas masyarakat tetep berjalan seperti biasa. Siswa di sekolah sekolah juga masih tetap belajar seperti biasa.

Baca: Kabut asap yang kian pekat membuat Pemerintah Kabupaten Batanghari menambah hari libur sekolah

Baca: BREAKING NEWS, Udara Tidak Sehat, Sekolah di Muarojambi Kembali Diliburkan

Baca: Meski Dikepung Kabut Asap, Nelayan di Kuala Tungkal Tetap Melaut

Baca: Jarak Pandang Terbatas, Penerbangan Wings Air Jambi-Muara Bungo Ditunda

Baca: VIDEO: Ini Identitas Tiga korban Tewas Kecelakaan di Tol Jagorawi, Sempat Alami Pecah Ban

“Mata dan hidung terasa pedih. Cukup menganggu, tapi kita tetap beraktivitas seperti biasa,” sebut warga lainnya.

Terkait dengan kondisi cuaca yang berkabut asap tersebut, Kepala BPBD Kerinci, Darifus dikonfirmasi mengatakan, di Kabupaten Kerinci saat tidak ada ditemukan adanya lahan yang terbakar atau hotspot.

“Untuk wilayah Kerinci hingga saat ini tidak ada terlihat adanya hotspot atau karhutla,” kata Darifus.

Diungkapkannya, walaupun ada kemunculan asap yang menyelimuti kerinci, itu diperkirakan berasal dari daerah tetangga. Dan dipastikan di Kerinci tidak ada kebakaran yang membuat kabut asap.

“Walaupun terlihat adanya asap, biasanya itu asap kiriman dari daerah tetangga,” pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved