Kepala Syahbandar Air Hitam Hilang Misterius, Ini yang Dihasilkan Setelah Dua Minggu Pencarian

Kepala Syahbandar Air Hitam Laut Pengan Taupani yang hilang sejak dua pekan lalu.

Kepala Syahbandar Air Hitam Hilang Misterius, Ini yang Dihasilkan Setelah Dua Minggu Pencarian
IST
Tim pencarian bersama warga masih mencari Kepala Syahbandar yang hilang 

Kepala Syahbandar Air Hitam Hilang Misterius, Ini yang Dihasilkan Setelah Dua Minggu Pencarian

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kepala Desa Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu menyebut hasil pencarian Kepala Syahbandar Air Hitam Laut Pengan Taupani yang hilang sejak dua pekan lalu hingga kini belum temukan jejak terbaru.

Dikatakan Sabri Kades Air Hitam Laut saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, saat ini proses pencarian masih terus dilakukan. Meski dalam pencairan kali ini tidak melibatkan tim gabungan dan Basarnas.

"Saat ini tim pencarian dari basarnas sudah bertolak, saat ini pencarian terus dilakukan hanya saja pencarian dilakukan oleh kerabat terdekat dan warga sekitar," ujar Kades.

Dikatakannya pula, dari hasil proses pencarian yang dilakukan selama ini baik tim ataupun pihak keluarga belum menemukan titik terang atau kabar terbaru yang dapat dijadikan petunjuk.

Baca: Beredar Kisah Mistis di Balik Hilangnya Kepala Syahbandar saat Mancing di Air Hitam Laut, Misterius

Baca: Kerinci dan Sungai Penuh Diselimuti Kabut Asap, BPBD Sebut dari Tetangga

Baca: Kabut asap yang kian pekat membuat Pemerintah Kabupaten Batanghari menambah hari libur sekolah

Baca: Masih Tarik Ulur, Ketua DPRD Merangin Tunggu Putusan DPP Golkar

Baca: BREAKING NEWS, Udara Tidak Sehat, Sekolah di Muarojambi Kembali Diliburkan

"Pasalnya setelah beberapa hari melakukan pencarian dari beberapa titik, tidak satupun tanda tanda dapat dijadikan petunjuk semisal pakaian, alas kaki ataupun alat pancing yang dibawa korban," jelasnya.

Lebih lanjut, untuk keluarga korban sendiri saat ini dibawa ke Kecamatan Air Hitam Laut guna menunggu kabar dari hasil pencarian oleh pihak keluarga. Dimana keresahan tampak jelas dari raut para keluarga terutama istri.

"Untuk keluarganya dan istri saat ini ikut kita di Air Hitam Laut, dan masih menunggu kabar terbaru terkait kondisi dan keberadaan korban," jelasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved