Berita Tanjab Barat

Kabut Asap Semakin Pekat di Kuala Tungkal, Dinkes Enggan Publikasikan Hasil ISPU

Kabut Asap Semakin Pekat di Kuala Tungkal, Dinkes Enggan Publikasikan Hasil ISPU

Kabut Asap Semakin Pekat di Kuala Tungkal, Dinkes Enggan Publikasikan Hasil ISPU
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Kabut Asap Semakin Pekat di Kuala Tungkal, Dinkes Enggan Publikasikan Hasil ISPU 

Kabut Asap Semakin Pekat di Kuala Tungkal, Dinkes Enggan Publikasikan Hasil ISPU

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Kabut asap pekat masih mencemari udara di sebagian wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), khususnya Kota Kuala Tungkal, Kamis (12/9/2019).

Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat, karena telah mengganggu aktivitas dan ditakutkan menyerang kesehatan masyarakat.

Informasi yang diterima Tribunjambi.com, Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, telah melakukan pengukuran terhadap indeks standar pencemaran udara (ISPU) sejak Selasa (10/9/2019) lalu. Namun, hingga kini hasilnya belum juga dipublikasikan.

Baca: Kabut Asap Melanda, 913 Orang di Tanjab Barat Terserang ISPA , Catatan Minggu I September

Baca: VIDEO Detik-detik Reza Rahardian Menangis Saat Melayat BJ Habibie: Selamat Jalan Eyang, Terima Kasih

Baca: Kualitas Udara Tidak Sehat, Hari Ini Siswa TK, SD dan SMP di Kabupaten Batanghari Diliburkan

Pengukuran tersebut dibenarkan Johanes Sitorus, Kabid P2PL Dinas Kesehatan Tanjab Barat ke beberapa awak media belum lama ini.

Pengakuannya kepada awak media yang ingin menginformasikan hasil pengukuran tersebut hasilnya telah diketahui dan belum dapat dipublikasikan. Hal itu karena masih menunggu keputusan bersama.

Sementara itu Ridwan, warga Kuala Tungkal saat dimintai tanggapannya terkait kondisi udara mengatakan, hari ini kabut asap lebih tebal dibandingkan hari sebelumnya.

Baca: Siaran Langsung Live Streaming Pemakaman BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Catat Waktunya

Baca: Kenapa BJ Habibie Dijuluki Mr Crack?

Baca: Susah Bangun Pagi? Ini 8 Cara Bangun Pagi Tanpa Rasa Kantuk, Coba Yuk!

Untuk itu dia meminta kepada pemerintah khususnya Bupati ataupun dunas terkait untuk mengambil sikap terhadap kondisi yang sudah memprihatinkan ini.

"Coba dipikirkan kembali dan diambil sikap untuk mengatasi masalah ini. Jangan kejadian lama (2015) terulang kembali," bilang Ridwan, warga Kuala Tungkal.

Pantauan Tribunjambi.com, saat ini aktivitas anak sekolah tetap berjalan di tengah kepungan kabut asap. Sedangkan jarak pandang diperkirakan hanya berkisar 100 hingga 150 meter, baik di Pelabuhan LLASDP ataupun Kota Kuala Tungkal.

Bahkan kabut asap ini membuat jembatan Water Front City (WFC) Kuala Tungkal tampak samar-samar. Sama seperti seberang Kota Kuala Tungkal yang tidak tampak, sementara sebelumnya tampak samar samar.

Kabut Asap Semakin Pekat di Kuala Tungkal, Dinkes Enggan Publikasikan Hasil ISPU (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved