18 Rumah di Kuala Tungkal Terbakar, Safrial Rencanakan Bangun Hydrant di Kawasan Padat Penduduk

Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Tungkal Harapan menghanguskan belasan unit rumah.

18 Rumah di Kuala Tungkal Terbakar, Safrial Rencanakan Bangun Hydrant di Kawasan Padat Penduduk
Tribunjambi/Darwin
Kebakaran di Kuala Tungkal menyebabkan 18 rumah warga rusak berat dan rusak ringan. 

18 Rumah di Kuala Tungkal Terbakar, Safrial Rencanakan Bangun Hydrant di Kawasan Padat Penduduk

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Tungkal Harapan menghanguskan belasan unit rumah.

Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di Lorong Kartika dan Lorong Ahmad RT 13 Tungkal Harapan. Data yang dihimpun total 18 unit rumah mengalami kerusakan berat dan kerusakan ringan.

Informasi di lapangan api pertama kali muncul dari rumah salah satu warga bernama Rifai (Cik Irus red) yang berada di Lorong Kartika RT 13. Api dengan cepat membesar dan membakar rumah yang terbuat dari papan.

Api juga dengan cepat membakar rumah papan di sekeliling rumah Rifai. “Api dengan cepat menjalar karena lokasi kawasan pada penduduk,” ujar saksi mata di lokasi kejadian.

Baca: Masnah Ingin Pembangunan Tol Sumatera Lancarkan Perekonomian Masyarakat Muarojambi

Baca: Atasi Banjir Kota Jambi, Dinas PUPR Bangun 4 Jembatan Baru di Sini

Baca: Tak Jadi Turun Keras, RSUD Abdul Manap Kota Jambi Tetap Tipe C

Baca: Masuki Masa Pensiun, 40 ASN di Kota Jambi Diberi Pelatihan

Baca: 14 Desa di Provinsi Jambi Masih Tertinggal, Separuh Ada di Merangin

Iswardi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tanjab Barat mengatakan ada enam rumah yang hangus terbakar dan 12 lainya rusak berat dan rusak ringan.

"Jika ditotalkan ada 18 unit rumah yang terdiri dari 18 Kepala Keluarga (KK) dengan total 68 jiwa," jelasnya.

Dia menambahkn ada 6 unit mobil pemadam yang diturunkan untuk memadamkan api yakni, 5 unit mobil Dinas Damkar dan 1 unit dari yayasan budi luhur.

"Api berhasil dipadamkan kurang lebih satu jam kemudian. Untuk kerugian belum dapat kita ditaksir, sedangkan korban jiwa dalam musibah ini tidak ada," imbuhnya.

Sementara itu musibah ini langsung mendapat perhatian dari Bupati Tanjab Barat Safrial, usai kejadian dirinya langsung meninjau lokasi kebakaran.

Saya juga imbau warga untuk tetap waspada, dan selalu hati hati untuk beraktivitas sehari hari, memasak atau sebagainya,” tutur bupati.

Bupati juga langsung memerintahkan lurah dan instansi terkait untuk segera mendata dan menyerahkan bantuan bagi para korban kebakaran.

Baca: HORE, Menpan Setujui 240 Formasi CPNS dan PPPK untuk Kota Jambi

Baca: Semua Puskesmas Diminta Siaga, Jumlah Penderita ISPA Semakin Meningkat

Baca: Tengkuluk Jambi Tampil Dalam Pemeran Kerajinan Nusantara

Baca: Sore Hari Kabut Asap di Muarojambi Makin Parah, Dinkes Imbau Pakai Masker

Terkait keluhan akan keterbatasan air di lokasi kebakaran hususnya di kawasan padat penduduk, bupati berjanji akan menganggarkan hydrant atau sumber air tanah husus untuk pemadam kebakaran di titik-titik tertentu.

“Ke depannya kita akan anggarkan hydrant di kawasan padat penduduk untuk antisipasi keterbatasan air,” tegasnya. (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved