Berita Kerinci

Kisruh ULP di Pemkab Kerinci, Setelah Ganti Pokja Baru, Bupati Terbitkan Surat Edaran, Ini Isinya

Kisruh ULP di Pemkab Kerinci, Setelah Ganti Pokja Baru, Bupati Terbitkan Surat Edaran, Ini Isinya

Kisruh ULP di Pemkab Kerinci, Setelah Ganti Pokja Baru, Bupati Terbitkan Surat Edaran, Ini Isinya
Istimewa
Bupati Kerinci, H Adirozal 

Kisruh ULP di Pemkab Kerinci, Setelah Ganti Pokja Baru, Bupati Terbitkan Surat Edaran, Ini Isinya

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Akhir-akhir ini, terjadi kisruh di Unit Layanan Pengadaan (ULP) barang/jasa Kabupaten Kerinci.

Bahkan, seluruh anggota Kelompok Kerja (Pokja) ULP barang/jasa Kabupaten Kerinci, mengundurkan diri saat proses pelelangan barang/jasa sedang berjalan.

Pengundurun seluruh anggota pokja ULP Kerinci dengan alasan, mereka tidak kuat dengan tingginya intervensi dari berbagai pihak dalam proses pelelangan barang/jasa.

Baca: Empat Pejabat Sarolangun Ikut Lelang Jabatan Sekda

Baca: 72 Tenaga Honorer Daerah Kabupaten Muarojambi, Tidak Bisa Ikuti PPPK Tahap Dua, Ini Alasannya

Baca: 29 Tahun Jadi ASN, Baru Sekarang Diambil Sumpah PNS nya, Walikota Fasha Pimpin Pengambilan Sumpah

Akibatnya, anggota Pokja ULP barang/jasa Kabupaten Kerinci diganti dengan anggota yang baru.

Bahkan Bupati Adirozal sudah mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan pengadaan barang/jasa dilingkup pemerintah Kabupaten Kerinci.

"Ya, benar anggota pokja ULP sudah diganti yang baru," sebut seorang sumber.

Baca: Pokja ULP Kerinci Ramai-ramai Mundur, Mengaku Tidak Tahan dengan Intervensi

Baca: DLH Sarolangun Sebut Kandungan Merkuri Rendah, Disarankan Tetap Tak Gunakan Air Sungai

Baca: Sungai Batang Tembesi di Sarolangun, Surut, DLH Lakukan Pengujian Sampel Air Sungai, Ini Hasilnya

Sementara itu Kabag Ekobang Setda Kerinci, Askar Jaya mengiyakan adanya surat edaran (SE) dari Bupati Kerinci Adirozal, tentang pelaksanaan pengadaan barang/jasa dilingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci.

"Ya, benar, sudah ada edaran dari pak Bupati,” katanya.

Dalam surat edaran yang ditandatangani Bupati Adirozal tersebut, agar pihak terkait dalam hal ini ULP Setda Kerinci, untuk menolak dan tidak mengakomodir apabila ada yang mengatasnamakan bupati, wakil bupati, dan keluarga baik langsung maupun tidak langsung mempengaruhi/mengintervensi dalam proses pengadaan pengadaan barang/jasa.

Atau dalam pelaksanaannya, yang diadakan oleh pemerintah kabupaten Kerinci dikarenakan hal tersebut tidak benar dan tidak dibenarkan oleh ketentuan yang berlaku.

Kedua, dalam melaksanakan proses pengadaan barang/jasa dengan baik dan benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Serta tanpa adanya intervensi dari pihak manapun, dengan mengacu pada proses pengadaan yang transparan dan akuntabel serta memperhatikan kaidah penggunaan keuangan daerah yang tertib dan benar.

"Surat ini dilakukan, agar mewujudkan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang bersih, profesional dan kredibel," ungkapnya.

Kisruh ULP di Pemkab Kerinci, Setelah Ganti Pokja Baru, Bupati Terbitkan Surat Edaran, Ini Isinya (Heru Pitra/Tribunjambi.com)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved