BI, OJK dan PHRI Dukung Pameran Nasional Kain Tradisional Nusantara dan Festival Kopi Internasional

Tahun ini, Provinsi Jambi dipercaya menjadi tuan rumah untuk event Pameran Nasional Kain Tradisional Nusantara.

BI, OJK dan PHRI Dukung Pameran Nasional Kain Tradisional Nusantara dan Festival Kopi Internasional
TRIBUNJAMBI/FITRI AMALIA
Batik Ardiah menawarkan produk-produk Batik Jambi seperti Kain Batik Jambi, Kain Sarung dan Selendang Batik Jambi. 

BI, OJK dan PHRI Dukung Penuh Untuk Event Pameran Nasional Kain Tradisional Nusantara dan Festival Kopi Internasional

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tahun ini, Provinsi Jambi dipercaya menjadi tuan rumah untuk event Pameran Nasional Kain Tradisional Nusantara. Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 17-21 September 2019 di Museum Siginjei Jambi.

Ketua Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Jambi, Yudi Ghani mengatakan, PHRI selalu akan mengambil tempat untuk terlaksananya acara dengan sukses baik yang berskala Nasional maupun International untuk Pariwisata Jambi. Ia berharap dengan kegiatan ini batik Jambi makin digemari oleh masyarakat.

"Ayo kita ramaikan dan sukseskan Pameran Nasional Kain Tradisional Nusantara," ajaknya.

Hal yang sama turut dikatakan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi, Endang Nuryadin. Ia juga ingin masyarakat Jambi lebih mencintai batik Jambi.

"Batik kita sudah mulai dikenal olehnya masyarakat luas, jadi kita warga Jambi harus lebih lagi mencintai batik khas Jambi," katanya.

Baca: PKAN ke 10, Harapkan Muncul Potensi Lokal Jambi ke Ranah Global

Baca: Tak Mau Ditilang, Pengendara Motor di Jambi Telpon Keluarga

Baca: Jambi Jadi Tuan Rumah Festival Komik dan Animasi Nasional 2019

Baca: Cegah Low Back Pain dengan Tahu Penyebabnya, Begini Penjelasan dr Frans

Baca: Disebut Cengeng, Gubernur Jambi Diminta Ungkap Sosok yang Menjahilinya

Bank Indonesia (BI) Jambi yang turut terlibat langsung pada pameran ini juga berharap kegiatan ini dapat berpotensi mengembangkan pariwisata di Kota Jambi khususnya.

Dikatakan Bayu Martanto Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi sebagian orang dari kota besar telah mengenal batik Jambi dan alangkah baiknya masyarakat luas menggemari batik Jambi. Hal tersebut dapat mendorong produksi pengerajin meningkatkan produksi yang ujungnya meningkatkan perekonomian. BI juga melibatkan cluster batik Bank Indonesia yang telah passing out.

"Kami memanfaatkan momentum pameran nasional tersebut karena kita bisa menunjukkan pada khalayak batik Jambi, dan kita hubungkan dengan peragaan busana, memanfaatkan batik Jambi sebagai dasar pakaian yang dirancang oleh desainer," ujarnya.

Hal ini dapat menarik orang untuk mengunjungi Jambi dan membeli batik Jambi sehingga UMKM dan pariwisata juga berjalan beriringan. Selain itu, kedepan Batik bisa menjadi potensi untuk dijual ke platform digital misalnya untuk memperluas pasar.

Selain itu, Jambi juga menjadi tuan rumah Festival Kopi Internasional. BI sendiri telah menetapkan kopi sebagai komoditas lokal Jambi yang diharapkan bisa meningkatkan ekspor di Jambi pada tahun 2018 lalu.

"Sejatinya sudah ekspor tapi tidak langsung, dengan kami bantu dari sisi peningkatan kapasitas mereka, baik itu kelembagaan, produksi dan penguatan SDM, hal tersebut bisa meningkatkan produksi dan meningkatkan ekspor," ujar Bayu.

Hal ini telah terbukti dari 170 petani kopi yang awalnya bergabung, di tahun 2019 ini yang bergabung menjadi anggota koperasi Kerinci Berkah Binaan BI mencapai 270 lebih. Hal ini turut mempengaruhi volume produksi meningkat pesat, yakni di angka 80 ton per tahun.

Penulis: fitri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved