Kemarau Berkepanjangan, Ribuan Masyarakat Merangin Lakukan Salat Istiqsa

Ribuan masyarakat Kabupaten Merangin melakukan salat Istisqa di halaman Kantor Bupati Merangin, Jumat (23/8) pagi ini.

Kemarau Berkepanjangan, Ribuan Masyarakat Merangin Lakukan Salat Istiqsa
Tribunjambi/Muzakkir
Pemkab Merangin melakukan salat istisqa di halaman kantor Bupati Merangin. 

Kemarau Berkepanjangan, Ribuan Masyarakat Merangin Lakukan Salat Istiqsa

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Ribuan masyarakat Kabupaten Merangin melakukan salat Istisqa di halaman Kantor Bupati Merangin, Jumat (23/8) pagi ini.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Merangin H Mashuri, kepala OPD, Forkompinda dan masyarakat Kabupaten Merangin.

"Kemarau panjang ini tentunya bisa dijadikan hikmah untuk bersama-sama mendekatkan diri kepada Allah SWT,’’ kata Mashuri Wakil Bupati Merangin, Jumat (23/8).

Dalam kesempatan itu Mashuri mengajak dan mengingatkan masyarakat untuk senantiasa beristigfar, minta dan melakukan taubat nasuha agar dosa selama ini terampuni. Kemarau adalah teguran bentuk kasih sayang Allah SWT.

‘’Kita yang salama ini terlalu mementingkan dunia dan bergulat dengan maksiat, kembalilah ke jalan-Nya dan meminta ampun kepada Allah SWT, agar Kabupaten Merangin diberikan keberkahan dan diturunkannya hujan,’’ ungkapnya.

Baca: Gubernur Jambi Sampaikan Duka Mendalam untuk Asmara Pahlawan Lagit Biru

Baca: VIDEO: Dua Jemaah Haji Asal Merangin Dipulangkan Lebih Awal

Baca: Lelang Jabatan Eselon II Merangin Masuki Tahap Asesmen

Baca: Tak Cukup Kuorum, Paripurna Pengesahan APBD 2020 Tanjab Barat Diskors

Baca: Tim Gabungan Evakuasi Jasad Uwak Utar, 1 Kilometer Menyusuri Pesisir Pantai

Islam mengajarkan kepada umatnya, setiap cobaan yang diterima pada hakikatnya untuk menaikan derajat ketempat yang lebih tinggi. Selulah bersabar dalam menghadapi cobaan, kemudian introspeksi diri atau selalu mawas diri.

‘’Kita berusaha mengingat, mungkin ketentuan Allah SWT kepada kita karena kita banyak melupakan Allah SWT, lalai melaksanakan perintah-Nya serta tidak menjauhi segala larangan-Nya,’’ kata Mashuri.

Untuk itu melalui momen Shalat Istisqa, wabup mengajak masyarakat kembali merenungi betapa banyak nikmat Allah SWT yang diberikan, karena itu sudah selayaknya semua menjadi hamba yang pandai bersyukur kepada-Nya.

‘’Salat Istisqa ini bertujuan untuk meminta kepada Allah SWT agar menurunkan hujan. Apalagi musim kemarau yang melanda, telah menimbulkan kebakaran hutan dan lahan,’’ tegasnya.

Tampil sebagai imam pada Salat Istisqa tersebut, Ustadz H Hermanto, Khatib Dr H M Joni Musa, Lc, MA dan pembaca doa Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Merangin KH Satar Shaleh.(*)

Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved