Berita Jambi

Maraknya Pinjaman Online, Waspada Transaksi dengan Fintech Peer-To-Peer Lending, Bijak Gunakan Uang

Maraknya Pinjaman Online, Waspada Transaksi dengan Fintech Peer-To-Peer Lending, Bijak Gunakan Uang

Maraknya Pinjaman Online, Waspada Transaksi dengan Fintech Peer-To-Peer Lending, Bijak Gunakan Uang
LBH Jakarta
Ilustrasi. Jahatnya Pinjaman Online 

Maraknya Pinjaman Online, Waspada Transaksi dengan Fintech Peer-To-Peer Lending, Bijak Gunakan Uang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Saat ini marak peminjaman online dan tidak sedikit pula peminatnya. Pinjaman online sendiri dikatakan Novian Suhardi, Kasubbag Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Jambi, sudah masuk dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pengawasan pinjaman online sendiri sudah diatur dalam ​POJK Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.

Maraknya muncul penawaran dari pinjaman online dari Fintech Peer-To-Peer Lending yang tidak berizin yang menjadi persoalan.

Selain itu, ketidakpahaman masyarakat terhadap layanan pinjam meminjam berbasis teknologi informasi juga menjadi dilema.

Baca: Ditawari Pinjaman Online? Ini 127 Fintech yang Terdaftar di OJK, Awas Jangan Salah Minjam!

Baca: Kombes Pol Dover Chirstian, Wakili Provinsi Jambi dalam Upacara Dirgahayu RI di Istana Negara

Baca: Roger Danuarta Mengaji Surat Ar Rahman Dihadapan Cut Meyriska, Penghulu Sampai Terharu Melihatnya

"Tersedianya penawaran dari pinjaman ilegal, kurang pahamnya masyarakat, lalu misalkan dari peminjam sendiri adanya keinginan tidak mau melunasi pinjaman sendiri atau moral hazard, ketika dia tidak mau menyegerakan pembayaran atau pelunasan pinjaman," ujarnya.

"Tiga hal ini menjadi sesuatu yang saling berkaitan yang akhirnya menjadi persoalan yang semakin membesar," tambahnya.

Pihaknya sendiri selalu meminta kepada masyarakat untuk selalu waspada bertransaksi dengan Fintech Peer-To-Peer Lending dan bijak menggunakan uang.

Minimal masyarakat harus memastikan Fintech Peer-To-Peer Lending yang menyediakan layanan pinjaman online Memiliki izin dan terdaftar dalam pengawasan OJK.

"Kalo Fintech Peer-To-Peer Lending yang legal, pasti memiliki izin, terdaftar dan diawasi oleh OJK, identitas perusahaan kemudian alamat perusahaan, asal perusahaan, siapa pengurusnya Fintech yang legal pasti jelas itu," tegasnya.

Halaman
1234
Penulis: fitri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved