Berita Batanghari

Tersangka Mengaku Tak Tahu Lahan yang Dibakar Berada di Atas Lahan Konsesi PT Reki

Tersangka Mengaku Tak Tahu Lahan yang Dibakar Berada di Atas Lahan Konsesi PT Reki

Tersangka Mengaku Tak Tahu Lahan yang Dibakar Berada di Atas Lahan Konsesi PT Reki
IST
Tahura di Kabupaten Batanghari terbakar, Selasa (13/8). 

Tersangka Mengaku Tak Tahu Lahan yang Dibakar Berada di Atas Lahan Konsesi PT Reki

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Polres Batanghari telah menetapkan 2 orang tersangka dari kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan PT Reki pada Kamis, 8 Agustus 2019 lalu.

Identitas kedua tersangka yaitu Ponidi (39) warga Desa Bungku Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari dan Sartono (42) warga RT 18, Desa Tanjung Lebar, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupatem Muarojambi.

Baca: BREAKING NEWS, Polres Batanghari Tetapkan Dua Tersangka Pembakaran Hutan

Baca: Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Muarojambi, Polres Periksa 15 Saksi dan 2 Perusahaan

Baca: Kabut Asap di Jambi, Jumat Pagi, Jarak Pandang Sempat Turun 800 Meter, Siang Kembali Normal

Kapolres Batanghari, AKBP Mohamad Santoso mengatakan awal penangkapan kedua pelaku yaitu pada 8 Agustus lalu saat anggotanya melakukan pengecekan terhadap lahan yang terbakar di kawasan Sungai Jerat, Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

Hasilnya memang terdapat lahan yang terbakar, kemudian anggota melakukan interogasi terhadap masyarakat dan diketahui bahwa lahan yang terbakar adalah milik Ponidi.

"Ponidi mengaku memang membuka lahan tersebut dengan dibakar dan dibantu rekannya Sartono untuk pembukaan lahan," ujarnya.

Selanjutnya kata Kapolres, keduanya langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Batanghari.

"Tersangka diamankan setelah kita melakukan ground checking dan pemeriksaan saksi. Mereka diamankan sesaat setelah melakukan perbuatannya," sebutnya.

Dari hasil pemeriksaan, ada 4 hektare lahan yang dibuka oleh kedua tersangka dengan cara dibakar. Dan, lahan tersebut ternyata masih berada di dalam wilayah konsesi PT Reki.

"Dari keterangan manajemen PT Reki, lahan itu masuk dalam wilayah konsesi perusahaan. Dari pengakuan tersangka tidak mengetahui lokasi itu milik PT Reki atau tidak. Namun setelah dicek lahan itu punya PT Reki," bebernya.

Sementara, kata Santoso baru dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembakaran hutan dan lahan. Dan tidak menutup kemungkin bakal ada tersangka tambahan di wilayah PT Reki.

"Kedua pelaku dijerat pasal 50 Undang-undang Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan ancaman 10 tahun penjara," jelasnya.

Tersangka Mengaku Tak Tahu Lahan yang Dibakar Berada di Atas Lahan Konsesi PT Reki (Rian Aidilfi/Tribun Jambi)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved