Sarolangun Dilanda Kekeringan, Ini Pesan Ustaz Roiz Usai Salat Istisqa di Tengah Sungai

Pemerintah Sarolangun menggelar salat istisqa di tengah Sungai Batang Tembesi yang mengering, Kamis (15/8) sore.

Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Masyarakat Sarolangun berbondong datang ke pulau tepat di bawah jembatan Beatrix Sarolangun untuk melaksanakan salat istisqa, Kamis (15/8) sore. 

Lantunan takbir dan istigfar menggema di bawah Jembatan Beatrix, tempat salat istisqa digelar.

Ustaz Roiz menyampaikan dengan lantang dan tegas. Umat muslim harus menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah SWT sebelum azab datang.

Lanjutnya, bahwa semua musibah di muka bumi ini tidak lepas dari izin yang maha kuasa.

Tidak sehelai daunpun yang gugur tanpa seizin Allah. Tidak setetes air pun yang jatuh tanpa izin Allah.

"Fakta membuktikan, dua bulan lebih tetesan air tidak turun di bumi Sarolangun. Ada faktor yang menghambat dan mencegah, itu adalah perilaku manusia itu sendiri," katanya tegas dalam khotbah.

"Ada penguasa yang tidak adil, ada kezoliman. Mari kita akhiri, kita kembali kepada Allah," katanya.

Lanjutnya, peristiwa serupa pernah terjadi di zaman nabi, dalam peristiwa itu hampir satu tahun lamanya tidak turun hujan.

Pada saar itu, sahabat Nabi melakukan sholat istisqa sampai tiga kali. Namun hujanpun tak kunjung turun.

Kemudian Nabi bertanya kepada Allah, mengapa hujan tak juga turun, sedangkan salat istisqa sudah kami kerjakan?

Baca: Stroke dan Jantung Serang Usia Muda, Maulana Beri Tips Tetap Sehat, Kurangi Sampah Plastik dan Rokok

Baca: 45 anggota DPRD Kota Jambi Terpilih akan Dilantik Jumat Depan

Baca: 3096 Hektare Sawah di Jambi Alami Kekeringan, Dinas Pertanian Siapkan Padi Gogo

Baca: KSOP Kuala Tungkal Sertifikasi 112 Kapal Nelayan 7 GT

Ustaz Roiz cerita dalam khotbahnya, lalu Allah menjawab. "Tidak akan aku (Allah) turunkan hujan kecuali semua umatku tak mengerjakan lagi kemaksiatan di muka bumi ini," serunya dalam khutbah.

"Yang kaya menindas yang memiskin , yang kuat semakin menjatuhkan," ujarnya.

"Mari kita cek satu persatu, masuk dalam kelompok mana kezoliman itu," ajaknya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved