Rahma Tewas Bersimbah Darah di Kebun, Polisi Menduga Pelaku Adalah Suaminya

Rahma (44) tewas bersimbah darah diduga dihabisi suaminya sendiri. Hingga saat ini pelaku masih belum berhasil ditangkap.

Rahma Tewas Bersimbah Darah di Kebun, Polisi Menduga Pelaku Adalah Suaminya
kompas.com
ilustrasi 

Rahma Tewas Bersimbah Darah di Kebun, Polisi Menduga Pelaku Adalah Suaminya

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Rahma (44) tewas bersimbah darah diduga dihabisi suaminya sendiri. Hingga saat ini pelaku masih belum berhasil ditangkap.

Kejadian sadis di kebun tepatnya Parit 06 Desa Simbur Naik, Muara Sabak Timur pada Rabu (14/82019) tersebut, mengakibatkan Rahma (44) warga Dusun Cendrawasih, Desa Simbur Naik, Kecamatan Sabak Timur tewas bersimbah darah. Ia diduga dihabisi oleh Hamzah Als Arsyad, suaminya.

Berdasarkan keterangan dari salah seorang saksi Syahril (menantu korban), Kapolsek Muara Sabak Timur AKP Suwanto menjelaskan, kejadian bermula pada hari Rabu 14 Agustus 2019 sekira pukul 06.30 WIB. Dirinya melihat korban bersama terduga pelaku Hamza (suami korban) pergi meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor merek mio warna putih sambil membawa parang pendek ( golok ), sekira pukul 08.00 WIB.

Dirinya bersama istrinya merasa kuatir karena suami korban Hamza, yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. Selanjutnya saksi bersama istrinya mencari keberadaan korban dan terduga pelaku namun tidak bertemu.

Baca: Diduga Gangguan Jiwa, Hamsah Tega Bacok Istrinya hingga Tewas, Kini Masih Berkeliaran Bawa Parang

Baca: Setengah Paket Sabu Diganti Garam, Arisman Tertawa di Persidangan

Baca: Saksi Dugaan Korupsi UIN STS Jambi Mangkir dari Panggilan Kejati

Baca: Jembatan Sungai Batang Merao Runtuh, Warga Lubang Kerinci Kaget Dengar Suara Keras Habis Magrib

Baca: Ini 10 Penyakit Paling Banyak Serang Warga Bungo, 20 Ribu Orang Terserang ISPA

Baca: Satu Orang Meninggal Dua Terluka, Begini Kronologi Babi Hutan Serang Warga Pedung Semurup di Kerinci

"Kemudian sekitar pukul 10.30 WIB. seorang warga menemukan korban di TKP dalam keadaan terlentang bersimbahan darah, dalam keadaan tewas. Dan langsung memberitahun Syahril (menantu korban)," jelasnya.

"Saat ditemukan korban sudah dalam meninggal dunia dengan luka tusukan satu di bagian perut, 2 luka di bagian dada dan satu luka di bagian rusuk serta luka di telapak tangan sebelah kiri," jelasnya lagi.

Lebih lanjut dikatakannya pula, saat ini korban sudah berada di rumah duka Alamat Rt.14 Dusun Cendrawasih, Desa Simbur Naik, Kecamatan Sabak Timur, sementara diduga pelaku masih dalam pencarian.

"Untuk pelaku masih dalam pengejaran anggota di lapangan," pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved