Hujan Meteor
Fenomena Langit Malam Ini, Hujan Meteor Perseid Mulai Pukul 22.00 WIB Bisa Lihat Tanpa Teleskop
Saat hujan meteor Perseid malam ini, 50 - 75 meteor melintasi langit Indonesia. Itu bisa dilihat dari semua wilayah Indonesia, tanpa perlu teleskop.
Inilah lintasan cahaya yang melintas dan dilihat pengamat dari Bumi sebagai hujan meteor Perseid.
Keistimewaan Hujan Meteor Perseid
Marufin berkata, hujan meteor perseid memiliki banyak perbedaan dengan hujan meteor lain.
Mulai dari jumlah meteor maksimum (Zenith Hourly Rate/ZHR) yang tergolong besar sampai 100 meteor per jam bila langit dalam kondisi sempurna.
"Kemudian sumber hujan meteor perseid juga berbeda dengan hujan meteor lain."
"Seluruh hujan meteor periodik berasal dari remah-remah komet, tapi hanya Perseids yang punya karakter hujan meteor kuat sementara komet induknya punya periode agak panjang," jelas Marufin.
"Beda lainnya, Perseids berpotensi memproduksi meteor terang atau fireball dalam puncak hujan meteornya," imbuh dia.
Bisakah hujan meteor perseid tahun ini dilihat dari Indonesia?
Marufin mengatakan, sebenarnya hujan meteor perseid bisa dilihat dari Indonesia.
"Hanya saja situasi langit sedang tak ideal karena (saat puncak meteor Perseid) ada Bulan yang tinggal tiga hari dari purnama," kata Marufin.
Karena puncak meteor perseid adalah H-3 sebelum bulan purnama, maka kondisi langit malam akan terlalu terang.
Fenomena langit seperti hujan meteor akan sulit dilihat.
Secara teori, rasi Perseus sudah terbit di langit timur sejak pukul 00.00 WIB.
Mulai saat itu pula, hujan meteor bisa dilihat.
"Karena ada Bulan yang masih sangat terang dan baru terbenam pukul 02.00 WIB, maka dalam praktiknya hujan meteor baru bisa dinikmati mulai jam 02.00 WIB dini hari sampai saat subuh," tutup Marufin.