Terkena Serangan Jantung Saat Wukuf, Jamaah Haji Asal Tanjab Timur Meninggal

Satu jamaah haji asal Kabupaten Tanjung Jabung Timur dikabarkan meninggal dunia di tanah suci Mekkah.

Terkena Serangan Jantung Saat Wukuf, Jamaah Haji Asal Tanjab Timur Meninggal
Tribunjambi/Abdullah Usman
Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Tanjab Timur, H. Saipullah Rasyidi. 

Terkena Serangan Jantung Saat Wukuf, Jamaah Haji Asal Tanjab Timur Meninggal

TRIBUNJAMBI.COM,MUARA SABAK - Satu jamaah haji asal Kabupaten Tanjung Jabung Timur dikabarkan meninggal dunia di tanah suci Mekkah. Tandur Brahim Boamin (82), merupakan warga Parit 4 Kelurahan Singkep, Kecamatan Muara Sabak Barat Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Dari 53 Jamaah Haji asal Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang berangkat menunaikan ibadah Haji di tanah suci Mekkah, satu orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 10 Agustus 2019 sekitar pukul 23.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Satu orang yang meninggal tersebut, atas nama Tandur Brahim Boamin (82), warga Parit 4 Kelurahan Singkep, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjabtim. Almarhum diketahui meninggal dunia karena serangan jantung saat sedang melakukan Wukuf.

Kepala Kementerian Agama Tanjab Timur, Drs. Jamrizal, melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh, H. Saipullah Rasyidi mengatakan, almarhum berangkat haji didampingi oleh anaknya Kamit Kadi Mat Brahim (61). Saat terkena serangan jantung, almarhum terlebih dahulu ditangani oleh Dokter Kloter dan kemudian dibawa ke rumah sakit Arab Saudi.

Baca: Penampung Minyak Ilegal Milik Warga Sekayu di Batanghari Terbakar, Api Muncul dari Canting

Baca: Pesta Narkoba Berdua, Ini Penyebab Tuti Divonis Lebih Berat dari Suaminya

Baca: Analisis dan Prediksi Menteri-menteri Kabinet Baru Jokowi, Nasib Rini Soemarno dan Susi Pudjiastuti

Baca: Sebelum Disergap KKB & Ditemukan Tewas, Briptu Heidar Tengah Selidiki Kasus Aniaya & Perkosaan

Baca: Pesta Narkoba di Kamar, Pasutri di Jambi Divonis 6 dan 5 Tahun Penjara

"Saat di rumah sakit Arab Saudi, Bapak Tandur menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 23.00 WAS," katanya saat ditemui ruang kerjanya, Selasa (13/8) siang.

Dikatakannya pula, bahwa almarhum sebelumnya sehat, hanya saja menggunakan kursi roda. Mungkin karena saat Wukuf banyak jamaah haji yang berdesakan, jadi jantung almarhum kambuh.

"Waktu di Asrama Haji Jambi, almarhum sempat tidak mau makan, jadi almarhum sempat diinfus. Saat di Mekkah, almarhum sehat-sehat saja. Mungkin karena banyak yang berdesakan, jadi jantungnya kambuh," sebutnya.

Dijelaskannya, saat ini almarhum sudah dikebumikan di Arab Saudi. Sementara, untuk jamaah haji yang lain, sampai saat ini masih tetap melaksanakan ibadah haji seperti biasanya.

"Dari informasi yang didapat dari Dokter kloter, saat ini kondisi seluruh jamaah haji sehat, tidak ada yang sakit. Namun bagi yang lansia, saat pelemparan jumrah bisa diwakilkan, tidak mesti yang bersangkutan," jelasnya.

Untuk diketahui, para jamaah haji khusus Provinsi Jambi akan pulang pada tanggal 12 September 2019 malam di Asrama Haji Provinsi Jambi.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved