Pesta Narkoba di Kamar, Pasutri di Jambi Divonis 6 dan 5 Tahun Penjara

Adiar dan Tuti pasangan suami istri yang tertangkap saat pesta narkotika, menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jambi, Selasa (13/8).

Pesta Narkoba di Kamar, Pasutri di Jambi Divonis 6 dan 5 Tahun Penjara
Tribunjambi/Jaka HB
Adiar dan Tuti pasangan suami istri yang tertangkap saat pesta narkotika, menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jambi, Selasa (13/8). 

Pesta Narkoba di Kamar, Pasutri di Jambi Divonis 6 dan 5 Tahun Penjara

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Adiar dan Tuti pasangan suami istri yang tertangkap saat pesta narkotika, menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jambi, Selasa (13/8).

Tuti divonis penjara 6 tahun 6 bulan denda Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara.

"Adiar dijatuhi hukuman penjara 5 tahun 6 bulan. Denda 800 juta dan subsider 3 bulan penjara," kata Annisa selaku anggota majelis hakim Pengadilan Negeri Jambi yang diketuai Yandri Roni.

Menurut Yayi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Jambi yang menangani perkara tersebut menyatakan, keduanya dinyatakan terbukti melakukan percobaan atau permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman.

Di persidangan, terungkap untuk mendapatkan barang haram tersebut, para terdakwa yakni Tuti Kurnia dan suaminya Adiar Saputra, mendapatkan barang haram tersebut dari Pulau Pandan, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi. Terdakwa membeli 1 paket kecil sabu seharga Rp 700 ribu, untuk digunakan berdua di kediamannya.

Baca: Ini Penampakan Tanaman Bajakah, Obat Kanker dari Hutan Kalimantan, Punya Antioksidan 1000 x Lipat

Baca: Operasi Pasar, Warga di Kerinci Antre Serbu Gas Elpiji 3 Kg, Minta Sering Adakan OP

Baca: Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa, Segini Vonis 2 Terdakwa Penyalahgunaan Narkoba di Bungo

Baca: Sehari, 3 Orang Hilang Tenggelam di Sungai Batanghari, Ini Penjelasan Ilmiah Basarnas

Baca: Pengelola Wisata Diminta Pasang Larangan Berenang di Sungai Batanghari, Ini Imbauan Basarnas Jambi

"Saya menghisap 10 hisapan, kemudian bongnya diberikan kepada istri saya, lalu yang menggunakan sebanyak 5 hisapan," kata terdakwa.

Aksinya terhenti setelah ditangkap anggota Sat Resnarkoba Polresta Jambi, yang datang ke rumahnya, bersama sejumlah barang bukti.

Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana sebagaimana ditentukan dalam Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika Junto, Pasal 132 Ayat (1)A,  Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved