Anggaran Humas Naik Rp 2 Miliar, PKB Tolak Setujui RAPBD-P Kota Jambi, Maulana: Itu Hal Biasa

Dari Tujuh Fraksi DPRD kota Jambi, fraksi PKB menolak menyetujui RAPBD-P menjadi APBD Perubahan 2019.

Anggaran Humas Naik Rp 2 Miliar, PKB Tolak Setujui RAPBD-P Kota Jambi, Maulana: Itu Hal Biasa
Tribunjambi/Rohmayana
DPRD Kota Jambi menggelar rapat paripurna dengan agenda Stemmotivering pengesahan RAPBD-P TA 2019. Di ruang rapat paripurna DPRA Kota Jambi, Selasa (13/8). 

Anggaran Humas Naik Rp 2 Miliar, PKB Tolak Setujui RAPBD-P Kota Jambi, Maulana: Itu Hal Biasa

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- DPRD Kota Jambi menggelar rapat paripurna dengan agenda Stemmotivering pengesahan RAPBD-P TA 2019. Di ruang rapat paripurna DPRA Kota Jambi, Selasa (13/8). Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Jambi M. A Fauzi, dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jambi Maulana, Sekda Kota Jambi Budidaya, Camat serta Lurah, para kepala OPD di lingkup Pemerintahan Kota Jambi, dan 16 anggota DPRD Kota Jambi.

Dari Tujuh Fraksi DPRD kota Jambi, satu fraksi tidak menyetujui RAPBD-P yang akan disetujui menjadi APBD Perubahan 2019. Satu fraksi tersebut yakni dari fraksi PKB.

Fraksi PKB menolak menyetujui RAPBD Kota Jambi tahun 2019 ditetapkannya menjadi Peraturan Daerah pada RAPBD-P tahun 2019. Fraksi PKB menilai dalam penganggaran APBD-P tahun 2019 terdapat ketidak profesionalan, karena mengingat masih ada penganggaran yang tidak mengedepankan prinsip kehati-hatian dan asas manfaat.

"Fraksi PKB menilai pengalokasian yang berprinsif kepada keinginan dan bukan kepada kebutuhan. Pada bagian Humas Setda Kota Jambi ada penambahan anggaran lebih dari Rp 2 miliar, padahal di dalam pembahasan kita ketahui masih ada sisa anggaran sekitar Rp 500 juta," terangnya.

Baca: 35 Calon DPRD Muarojambi Terpilih akan Segera Dilantik, Berikut Daftar Namanya

Baca: Atasi Karhutla, Danrem Meminta Pemprov Jambi Ajukan Rekayasa Cuaca

Baca: Maulana Kukuhkan Gabungan Organisasi Wanita, Berharap Pemkot Jambi Terbantu

Baca: Dilanda Kemarau Panjang, Wakil Wali Kota Jambi Ajak Warga Salat Istisqa

Baca: Niat Ketemu Pembeli, Pelaku Begal di Sarolangun Malah COD Sama Polisi

Sehingga dengan demikian fraksi PKB berkeberatan alokasi anggaran di Humas Setda Kota Jambi, dengan pertimbangan itu maka fraksi PKB menolak rancangan peraturan daerah tentang rancangan dan pendapatan belanja daerah perubahan RAPBD-P tahun 2019 untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah Kota Jambi tahun anggaran 2019 dan dimasukan pada lembaran Kota Jambi.

Fraksi Demokrat Fuad Safari yang sudah menyetujui RAPBD-P masih menyoroti masalah jalan berlubang yang ada di Kota Jambi. Dirinya meminta agar Pemkot Jambi memprioritaskan jalan berlubang agar segera diperbaiki. Selain itu, ia juga menyoroti anggaran humas dan protokol agar dipertahankan.

“Karena saya juga dari media, jadi saya juga mengerti. Meminta kepada humas agar anggaran untuk media dipertahankan. Namun hal yang harus diingat agar pembagian dana humas dilakukan secara adil dan merata,” ujarnya.

Sementara terkait asap di Kota Jambi yang sudah mulai terasa, dirinya meminta agar pemkot mengimbau warga untuk menggunakan masker. “Kalau memang berbahaya bagi anak-anak supaya diliburkan,” katanya.

Magdalena Fraksi PDIP mengatakan bahwa dari sektor pendapatan sudah meningkat sebanyak 0,71 persen atau setara dengan Rp 11,78 miliar. Keadaan ini diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap pembangunan daerah di Kota Jambi.

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved