Berita Tanjab Barat

Penampakan Obat Kadaluarsa yang Bertahun Menumpuk di RSUD KH Daud Arif, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Penampakan Obat Kadaluarsa yang Bertahun Menumpuk di RSUD KH Daud Arif, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Penampakan Obat Kadaluarsa yang Bertahun Menumpuk di RSUD KH Daud Arif, Ini Penjelasan Rumah Sakit
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Penampakan Obat Kadaluarsa yang Bertahun Menumpuk di RSUD KH Daud Arif, Ini Penjelasan Rumah Sakit 

Penampakan Obat Kadaluarsa yang Bertahun Menumpuk di RSUD KH Daud Arif, Ini Penjelasan Rumah Sakit

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Puluhan jenis obat kadaluarsa, bernilai ratusan juta rupiah, menumpuk tersimpan di salah satu ruang di Rumah Sakit Umum Daerah (Rsud) KH Daud Arif Kuala Tungkal.

Obat-obat kadaluarsa tersebut sudah empat tahun menumpuk tidak di musanahkan.

Obat yang telah sampai masa kadalurasa sejak tahun 2013 hingga tahun 2017 ini tampak tidak tertata rapi diruang penyimpanan sementara dan tak kunjung di musnahkan oleh pihak rumah sakit.

Baca: Sumur Warga Bathin VIII Kering, Terpaksa Pakai Air Sungai, DLH Sarolangun Imbau Pakai Penyulingan

Baca: Uang Untuk Pengobatan Anak Rp 2 Miliar Dihabiskan Bersama PSK & Narkoba, Begini Akhir Kisahnya

Baca: Konsumsi Makanan Kadaluarsa Lebih dari 6 Bulan Selama 3 Tahun, Ini yang Terjadi Pada Tubuh Pria Ini

Pantauan Tribunjambi.com, sebagian obat kadaluarsa ini tampak beserak hingga luar kamar. Pihak RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal tidak memiliki tempat khusus atau gudang untuk menyimpan obat kadaluarsa. Melainkan hanya di simpan di kamar tempat istirahat cleaning service.

Atenk, warga Kuala Tungkal menyesalkan atas kejadian itu yang pihak rumah sakit tidak segera dimusnahkan.

Dia mengkhawatirkan adanya penyalahgunaan obat yang sudah kadaluarsa selama bertahun tahun tersebut oleh orang dan oknum yang tidak bertanggungjawab.

"Kita tidak tahu kejahilan seseorang, kejahilan oknum kita tidak tahu. Kalau disalahgunakan itu yang kita khawatirkan," katanya.

Obat yang kadaluarsa menumpuk di RS Daud Arif, Kuala Tungkal
Obat yang kadaluarsa menumpuk di RS Daud Arif, Kuala Tungkal (Tribunjambi/Darwin Sijabat)

Oleh karena itu dia berharap kepada pihak rumah sakit untuk segera memusnahkan obat tersebut sesuai dengan standar operasi prosedur (SOP) yang berlaku.

Sementara itu, Suparman, Kasi Penunjang Medik mengaku pihaknya terbentur masalah tekhnis untuk pemusnahan obat kadaluarsa yang ada.

Meskipun seyogyanya obat tersebut sesuai dengan SOP yang berlaku harus dimusnahkan dalam 1 tahun kadaluarsa.

Halaman
12
Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved